Polisi Tetapkan MA Tersangka Kasus Mikrobus Terjun Bebas ke Jurang

Kompas.com - 13/09/2018, 14:04 WIB
Pengendara sepeda motor melintas di belokan lokasi mikrobus masuk jurang di Tanjakan Letter S, Kampung Bantarselang, Kecamatan Cikidang, Sukabumi, Jawa barat, Sabtu (8/9/2018). KOMPAS.com/BUDIYANTOPengendara sepeda motor melintas di belokan lokasi mikrobus masuk jurang di Tanjakan Letter S, Kampung Bantarselang, Kecamatan Cikidang, Sukabumi, Jawa barat, Sabtu (8/9/2018).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Polres Sukabumi akhirnya menetapkan MA (26) sopir mikrobus pariwisata sebagai tersangka kasus kecelakaan lalu lintas di Jalan Cibadak-Cikidang- Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat.

Mikrobus yang mengangkut puluhan karyawan PT Cahaya Putra Group (CPG) Bogor itu terjun bebas hingga "nyungsep" di Tanjakan Letter S, Kampung Bantarselang, Kecamatan Cikidang, Sabtu (8/9/2018).

Akibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tunggal itu tercatat 21 penumpang meninggal dunia, satu orang di antaranya sopir utama yakni almarhum Jahidi. Selain itu, sebanyak18 penumpang mengalami luka berat.

"Setelah serangkaian penyelidikan, perkara ini sudah ditingkatkan menjadi penyidikan. Hasil penyidikan menetapkan MA sebagai tersangka," ungkap Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi saat memberikan keterangan pers di Palabuhanratu, Kamis (13/9/2018).

Baca juga: Menhub Ungkap 3 Pelanggaran Bus Masuk Jurang yang Tewaskan 21 Orang di Sukabumi

Dia menuturkan, penetapan MA sebagai tersangka berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan beberapa alat bukti.

Selain itu juga didasarkan pada keterangan saksi dari penumpang yang masih hidup dan masyarakat yang melihat kejadian tersebut.

" Tersangka MA mengakui sebagai pengemudi terakhir mikrobus hingga mengalami kecelakaan. Dia menggantikan sopir aslinya, almarhum Jahidi yang mengantuk," tutur dia.

Kapolres menambahkan, MA baru bekerja sekitar dua bulan di perusahaan tersebut dan posisinya sebagai kernet. Ia tidak mempunyai SIM B1 yang harus dimiliki pengemudi bus dan hanya memiliki SIM A.

Nasriadi mengatakan, tersangka MA akan dijerat Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Apabila tindakannya akibat kelalaian dijerat pasal 310 dengan ancaman hukuman penjara 6 (enam) tahun.

"Bila dalam perkembangannya ada kesengajaan dapat dijerat pasal 311 dengan ancaman hukuman penjara 12 (duabelas) tahun," kata dia.

Nasriadi menambahkan, penanganan perkara laka lantas tunggal tersebut dibantu Korlantas Mabes Polri dan Dirlantas Polda Jawa Barat. Nantinya, hasil penyidikan akan dikolaborasikan.

Saat ini, tersangka MA masih menjalani perawatan tim medis setelah menjalani operasi ortopedi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara - Setukpa Polri di Kota Sukabumi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

Regional
Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Regional
Pungut Sampah di Kompleks Pasar Gede Solo Bisa Dapat Kue Keranjang

Pungut Sampah di Kompleks Pasar Gede Solo Bisa Dapat Kue Keranjang

Regional
Sidang Perdana Kasus Polisi Terbakar di Cianjur Digelar, Keluarga Terdakwa Histeris

Sidang Perdana Kasus Polisi Terbakar di Cianjur Digelar, Keluarga Terdakwa Histeris

Regional
Puncak Musim Hujan Februari, Bupati Sukabumi Ingatkan Aparatnya Siaga

Puncak Musim Hujan Februari, Bupati Sukabumi Ingatkan Aparatnya Siaga

Regional
Setahun Tak Beroperasi, Garuda Indonesia Kembali Buka Penerbangan ke Baubau

Setahun Tak Beroperasi, Garuda Indonesia Kembali Buka Penerbangan ke Baubau

Regional
Tak Senang Dilirik, Pria Ini Pukuli Pengendara yang Lewat hingga Babak Belur

Tak Senang Dilirik, Pria Ini Pukuli Pengendara yang Lewat hingga Babak Belur

Regional
115 Nasabah BNI Kendari Jadi Korban Skimming

115 Nasabah BNI Kendari Jadi Korban Skimming

Regional
Pengemudi Ojek Online Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

Pengemudi Ojek Online Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

Regional
Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Regional
Berusaha Kabur, Bandar Judi Penculik Siswi SMA Ditembak

Berusaha Kabur, Bandar Judi Penculik Siswi SMA Ditembak

Regional
Disiksa Orangtua Kandungnya, Rizki Sering Kejang-kejang dan Teriak Kesakitan

Disiksa Orangtua Kandungnya, Rizki Sering Kejang-kejang dan Teriak Kesakitan

Regional
Mobil Lindas Pemotor di Bandung Viral, Ini Kejadian Sebenarnya

Mobil Lindas Pemotor di Bandung Viral, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Agar Tetap Bernilai, Warga Diminta Jaga Keaslian Bunker Peninggalan Belanda di Klaten

Agar Tetap Bernilai, Warga Diminta Jaga Keaslian Bunker Peninggalan Belanda di Klaten

Regional
Berenang di Lubang Galian C, 4 Siswa SMP di Kudus Tewas Tenggelam

Berenang di Lubang Galian C, 4 Siswa SMP di Kudus Tewas Tenggelam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X