Hanya Masalah Sepele, Seorang Suami Tikam Istri dan Menantu

Kompas.com - 12/09/2018, 21:13 WIB
 Hanya masalah sepeleh, seorang lelaki berinisial SG (kiri), warga Kelurahan Kombeli, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara nekat menikam istri dan anak mantunya. Pelaku SG (kiri) digiring ke penyidik Polres Buton DEFRIATNO NEKE / KOMPAS.COM Hanya masalah sepeleh, seorang lelaki berinisial SG (kiri), warga Kelurahan Kombeli, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara nekat menikam istri dan anak mantunya. Pelaku SG (kiri) digiring ke penyidik Polres Buton

BUTON, KOMPAS.COM - Hanya masalah sepele, seorang lelaki berinisial SG, warga Kelurahan Kombeli, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara menikam istri dan menantunya.

“Karena masalah kecil, ditariklah sebilah pisau dari tas tersangka, dan langsung ditikamkan ke istri dan menantunya,” kata Kasat Reskrim Polres Buton, Iptu Najamuddin, di ruangannya, Rabu (12/9/2018).

Najamuddin menjelaskan, peristiwa penikaman ini bermula ketika seorang anggota keluarga lainnya membunyikan musik di malam hari di rumah SG.

SG kemudian menegur anggota keluarganya yang membunyikan musik tersebut namun tak diacuhkan. Lalu, terjadi pertengkaran hebat antara pelaku dengan anak tirinya, menantunya Faisal,  dan istrinya Wa Tini.

SG mencabut sebilah pisau dari dalam tasnya dan menikam menantu dan istrinya.

“Memang sudah ada dendam. Hubungan antara Wa Tini, istri kedua, tidak direstui oleh anak-anaknya. Sudah lama jengkel, inilah dijadikan momen,” jelas Najamuddin.

Baca juga: Berebut Lahan Parkir, Buruh Bangunan Tikam Juru Parkir

Faisal, mengalami luka tikaman pada bagian perut sedangkan istri SG, Wa Tini, terkena pisau pada bagian lehernya.

Kedua korban tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Buton untuk menjalani perawatan. Beruntung, saat ini Wa Tini telah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan di rumah.

“Pelaku SG saat ini ditahan di ruang tahanan Polres Buton. Ia dikenakan pasal 351 ayat 2 dengan ancaman 5 tahun penjara,” ucap Najamuddin.

Kompas TV Korban tewas ditusuk saat terlibat pertikaian dengan seorang pria di depan gerbang Stasiun Kertapati, Palembang.


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Regional
Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Regional
Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Regional
Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Regional
Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Regional
Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Regional
PDP Hamil yang Mengeluh via 'Live' Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

PDP Hamil yang Mengeluh via "Live" Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

Regional
Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Regional
Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Regional
Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Regional
Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Regional
6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

Regional
Cerita di Balik Foto 2 'Pocong' Duduk di Depan Gapura, Berawal dari Foto 2019 yang Viral

Cerita di Balik Foto 2 "Pocong" Duduk di Depan Gapura, Berawal dari Foto 2019 yang Viral

Regional
[POPULER NUSANTARA] Prosedur Pasien Corona di Pemakaman Bupati Morowali Utara | Membongkar Kasus Syekh Puji

[POPULER NUSANTARA] Prosedur Pasien Corona di Pemakaman Bupati Morowali Utara | Membongkar Kasus Syekh Puji

Regional
Ini 4 Titik Blokade Beton yang Dibuka oleh Pemkot Tegal, Usai Terapkan Isolasi Wilayah

Ini 4 Titik Blokade Beton yang Dibuka oleh Pemkot Tegal, Usai Terapkan Isolasi Wilayah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X