79 Desa di Aceh Utara Belum Cairkan Dana Desa 2018

Kompas.com - 12/09/2018, 18:06 WIB
Tim pendamping desa meninjau realisasi proyek pembangunan menggunakan dana desa di Desa Meureubo Jurong, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Rabu (12/9/2018) KOMPAS.com/Masriadi SamboTim pendamping desa meninjau realisasi proyek pembangunan menggunakan dana desa di Desa Meureubo Jurong, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Rabu (12/9/2018)

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Sebanyak 79 desa dari 852 desa di Kabupaten Aceh Utara belum mencairkan dana desa.

Rinciannya, 76 desa belum mencairkan dana tahap kedua dalam tahun 2018 dan 3 desa bahkan belum mencairkan dana desa tahap pertama dan tahap kedua.

“Sampai September masih ada desa yang belum mencairkan dana pembangunannya. Dana bisa dicairkan jika laporan pertanggungjawaban sudah diserahkan ke Badan Pengelolaan Keuangan Daerah,” sebut Plt Kepala Dinas Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kabupaten Aceh Utara, Mawardi, Rabu (12/9/2018).


Dia menyebutkan, tahun ini, kabupaten itu menerima dana desa sebesar Rp 661, 6 miliar bersumber dari APBN sebesar Rp 562,2 miliar dan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara sebanyak Rp 99,3 miliar.


“Kami sudah imbau dan terus mendorong agar pencairan segera dilakukan. Apalagi ini mendekati akhir tahun, sehingga dana itu sepenuhnya bisa mendorong percepatan kemajuan desa,” terang Mawardi.

Baca juga: Kades Tersangka Korupsi Dana Desa Sakit-Sakitan di Lapas


Dia merincikan, dalam setahun tiga tahap pencairan dana desa yaitu tahap pertama sebesar 20 persen, tahap kedua 40 persen dan tahap ketiga 40 persen.

“Sebagian desa yang pro aktif sudah memasuki pencairan tahap tiga,”sebutnya.

Masing-masing desa mendapatkan dana sebesar Rp 600 juta hingga Rp 700 juta.

Sementara itu, Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib menyatakan, camat harus pro aktif membantu aparatur desa dalam wilayahnya untuk membuat laporan pertanggungjawaban dan mengontrol realisasi pembangunan.

“Sehingga dana itu benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Jangan main-main dengan dana itu, saya tegaskan camat penuh waktu menyelesaikan kendala pembangunan dana desa,” pungkasnya.

Kompas TV Di Madiun, Jawa Timur sebuah wisata pegunungan menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk menghabiskan akhir pekan.




Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ke Kantor Tak Pakai Masker, 5 PNS Kena Sanksi Sosial Menyapu Sampah

Ke Kantor Tak Pakai Masker, 5 PNS Kena Sanksi Sosial Menyapu Sampah

Regional
Dinkes Duga Tiga Persen Warga Kalbar Positif Covid-19 Tanpa Gejala

Dinkes Duga Tiga Persen Warga Kalbar Positif Covid-19 Tanpa Gejala

Regional
Diduga Terlibat Pengeroyokan dan Perusakan Acara Midodareni di Solo, 2 Orang Diamankan

Diduga Terlibat Pengeroyokan dan Perusakan Acara Midodareni di Solo, 2 Orang Diamankan

Regional
Pengendara Motor Berusia 65 Tahun Tersesat di Jalan Tol, Begini Kronologinya

Pengendara Motor Berusia 65 Tahun Tersesat di Jalan Tol, Begini Kronologinya

Regional
Ridwan Kamil Resmi Mendaftar Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Ridwan Kamil Resmi Mendaftar Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Regional
Wakil Bupati Way Kanan dan 2 Pejabat Pemkab Positif Covid-19, Kantor Ditutup 4 Hari

Wakil Bupati Way Kanan dan 2 Pejabat Pemkab Positif Covid-19, Kantor Ditutup 4 Hari

Regional
Ayah Tega Cabuli Anak Tiri Saat Rumah Sepi, Korban Kini Hamil 8 Bulan

Ayah Tega Cabuli Anak Tiri Saat Rumah Sepi, Korban Kini Hamil 8 Bulan

Regional
Sekolah Tatap Muka di Salatiga Dimulai September

Sekolah Tatap Muka di Salatiga Dimulai September

Regional
'Saya Sangat Mengenal Beliau karena Kami Kawan sejak SMA'

"Saya Sangat Mengenal Beliau karena Kami Kawan sejak SMA"

Regional
Napi Kasus Narkoba Bakal Menghuni Lapas Nusakambangan Seorang Diri

Napi Kasus Narkoba Bakal Menghuni Lapas Nusakambangan Seorang Diri

Regional
18 Orang Karyawan PT Bukit Asam dan Keluarganya Positif Covid-19

18 Orang Karyawan PT Bukit Asam dan Keluarganya Positif Covid-19

Regional
Resmi Dibuka, Lapas Narkotika Purwokerto Siap Tampung 270 Napi

Resmi Dibuka, Lapas Narkotika Purwokerto Siap Tampung 270 Napi

Regional
Heboh, Lahir Seekor Sapi Berkepala Dua dan Bermata Empat

Heboh, Lahir Seekor Sapi Berkepala Dua dan Bermata Empat

Regional
PSI Bakal Sumbangkan 15.000 Suara untuk Paslon Gibran-Teguh di Pilkada Solo 2020

PSI Bakal Sumbangkan 15.000 Suara untuk Paslon Gibran-Teguh di Pilkada Solo 2020

Regional
Fakta Pembunuhan di Puskesmas Bangkalan, Pembesuk Tewas Ditusuk Pisau, Motif Cemburu

Fakta Pembunuhan di Puskesmas Bangkalan, Pembesuk Tewas Ditusuk Pisau, Motif Cemburu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X