Minta Pendampingan, Massa Hadang Yusril Ihza Mahendra di PN Surabaya - Kompas.com

Minta Pendampingan, Massa Hadang Yusril Ihza Mahendra di PN Surabaya

Kompas.com - 12/09/2018, 12:20 WIB
Yusril Ihza Mahendra dihadang massa di pintu masuk PN SurabayaKOMPAS.com/Achmad Faizal Yusril Ihza Mahendra dihadang massa di pintu masuk PN Surabaya

SURABAYA, KOMPAS.com — Pengacara Yusril Ihza Mahendra dihadang massa saat akan menghadiri agenda sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur, Rabu (12/9/2018).

Yusril diminta menerima surat kuasa pendampingan korban dugaan penipuan apartemen Sipoa Grup di Surabaya.

"Kami ingin Pak Yusril mendampingi kami dalam proses hukum kasus Sipoa," kata Muhammad Aldo, korban dugaan penipuan apartemen Sipoa Grup di depan PN Surabaya, Jalan Arjuno.

Selama ini, sambung Aldo, kasus apartemen Sipoa Grup sudah berproses hukum. Namun, banyak korban mengaku belum puas dengan pendampingan kuasa hukum.

Baca juga: Yusril Sebut Bos Pasar Turi Alami Kezaliman Terstruktur

 

"Semoga dengan dikawal Pak Yusril, kasus ini bisa selesai dan mengembalikan uang kami," ujarnya.

Yusril sendiri mengaku siap jika resmi diminta menjadi kuasa hukum korban dugaan penipuan apartemen Sipoa Grup. "Pembicaraan lebih lanjut nanti bisa di kantor," ujarnya.

Sepengetahuan Yusril, perjalanan kasus hukum tersebut belum menyentuh jajaran pemilik perusahaan Sipoa Grup.

"Saat ini masih menyentuh jajaran manajemen dan direksi, bosnya belum tersentuh," ucapnya.

Ratusan warga Surabaya dan sekitarnya disebut menjadi korban dugaan penipuan pembelian Apartemen Sipoa Grup.

Baca juga: Yusril: PBB Lebih Sreg Dukung Pasangan yang Ada Ulamanya

 

Warga yang sudah membayar hampir 100 persen belum juga menerima unit apartemen yang dijanjikan di sejumlah lokasi apartemen di Surabaya selatan dan wilayah Sidoarjo.

Kasus ini sudah berproses di PN Surabaya dengan menghadirkan dua jajaran direksi sebagai terdakwa. 


Terkini Lainnya

Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Regional
Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk 'Video Game'

Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk "Video Game"

Internasional
Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Regional
Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku 'Paradoks Indonesia' Versi Braile

Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku "Paradoks Indonesia" Versi Braile

Nasional
'Ngamuk' dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

"Ngamuk" dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

Internasional
Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Nasional
Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Internasional
Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Nasional
Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Megapolitan
PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

Nasional
Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Internasional
Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus 'Vlog Idiot'

Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus "Vlog Idiot"

Regional
Pembunuh Sopir Taksi 'Online' di Tangerang adalah Kakak Beradik

Pembunuh Sopir Taksi "Online" di Tangerang adalah Kakak Beradik

Megapolitan
Sekjen PSI: Laporan terhadap Grace Natalie Tak Masuk Akal

Sekjen PSI: Laporan terhadap Grace Natalie Tak Masuk Akal

Nasional
Istri Sopir Taksi 'Online' Korban Perampokan: Ikhlaskan Papa ya Nak...

Istri Sopir Taksi "Online" Korban Perampokan: Ikhlaskan Papa ya Nak...

Regional

Close Ads X