Nyaleg, Tiga ASN Karawang Pilih Pensiun Dini

Kompas.com - 12/09/2018, 11:47 WIB
Ilustrasi caleg KOMPASIlustrasi caleg

KARAWANG, KOMPAS.com -Tiga Aparatur Sipil Negara ( ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang mengundurkan diri. karena mencalonkan diri sebagai wakil rakyat periode 2019-2024.

Ketiganya mundur pada waktu mendekati masa pensiun.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang Teddy Rusfendy Sutisna mengungkapkan, ketiga PNS yang memilih pensiun dini karena nyaleg yakni Direktur Utama (Dirut) RSUD Karawang Asep Hidayat Lukman.

Kemudian Camat Telukjambe Timur Asep Cece Juhandi, dan Camat Kutawaluya Saryadi.

"Kami menghormati, keputusan nyaleg itu keputusan pribadi. Ketiganya sudah mendekati masa pensiun," ujar Teddy, Rabu (12/9/2018).

Baca juga: BERITA POPULER: AHY Bebaskan Sikap Politik Kader Demokrat dan Sandiaga Minta soal Tempe Setipis ATM Tak Diolok

Teddy mengatakan, surat keputusan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) perihal pensiun dini ketiganya sudah turun per Agustus 2018. Untuk sementara, posisi ketiganya diganti petugas pelaksana (plt).

"Kemudian, mulai minggu ini kami akan menggelar rapat baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan), untuk membahas pengganti ketiganya," tambahnya.

Teddy menyebut, hak-hak ketiganya tetap diberikan sesuai ketentuan yang berlaku. Hanya saja, tidak bisa naik pangkat pengabdian.

"Untuk tunjangan normal, hanya tidak bisa naik pangkat pengabdian," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Gubernur Edy Rahmayadi Cegah Peredaran Virus Corona

Cara Gubernur Edy Rahmayadi Cegah Peredaran Virus Corona

Regional
Kerangka Manusia Korban Likuefaksi Palu Ditemukan, Dimakamkan di Pemakaman Massal

Kerangka Manusia Korban Likuefaksi Palu Ditemukan, Dimakamkan di Pemakaman Massal

Regional
Viral Video Mantan Bupati Nias Selatan Dilempar Kotoran Babi

Viral Video Mantan Bupati Nias Selatan Dilempar Kotoran Babi

Regional
Foto Editan Lutfi Alfiandi Pegang Bendera Nasdem Diiklankan Cawalkot Makassar

Foto Editan Lutfi Alfiandi Pegang Bendera Nasdem Diiklankan Cawalkot Makassar

Regional
Istri Musthofa Kamal Pasha Deklarasi Maju di Pilkada Mojokerto

Istri Musthofa Kamal Pasha Deklarasi Maju di Pilkada Mojokerto

Regional
Paus 15 Meter yang Terdampar di Rote Ndao Dikubur Pakai Alat Berat

Paus 15 Meter yang Terdampar di Rote Ndao Dikubur Pakai Alat Berat

Regional
Walhi Tolak Pembangunan Kereta Gantung di Gunung Rinjani, Ini Alasannya

Walhi Tolak Pembangunan Kereta Gantung di Gunung Rinjani, Ini Alasannya

Regional
Kasus Akun Medsos yang Diduga Menghina Risma Naik ke Tingkat Penyidikan

Kasus Akun Medsos yang Diduga Menghina Risma Naik ke Tingkat Penyidikan

Regional
Fakta Pawang Ular di Kalbar Tewas Digigit King Kobra Saat Atraksi, Dikenal Sebagai Dukun

Fakta Pawang Ular di Kalbar Tewas Digigit King Kobra Saat Atraksi, Dikenal Sebagai Dukun

Regional
Kepada DPRD Jember, Para Rekanan Proyek Buka-bukaan soal Kasus Korupsi

Kepada DPRD Jember, Para Rekanan Proyek Buka-bukaan soal Kasus Korupsi

Regional
RSUD Kendal Siapkan Dua Kamar untuk Pasien Penderita Virus Corona

RSUD Kendal Siapkan Dua Kamar untuk Pasien Penderita Virus Corona

Regional
Tim SAR Hentikan Pencarian Kapal Panji Saputra yang Hilang di Maluku

Tim SAR Hentikan Pencarian Kapal Panji Saputra yang Hilang di Maluku

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Diduga Korban Bullying

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Diduga Korban Bullying

Regional
Virus Corona, Masyarakat Minta Penerbangan China ke Manado Ditutup Sementara

Virus Corona, Masyarakat Minta Penerbangan China ke Manado Ditutup Sementara

Regional
45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

45 Mahasiswa yang Pulang ke Papua Pasca Kerusuhan, Kini Kembali ke Kota Tempat Studi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X