Ini Dia Ike Kisnawati, Anggota DPRD Kota Malang Hasil PAW Termuda

Kompas.com - 10/09/2018, 19:18 WIB
Ike Kisnawati, anggota DPRD Kota Malang hasil PAW saat ditemui usai pelantikan di Gedung DPRD Kota Malang, Senin (10/9/2018). Di usianya yang masih 27 tahun, politisi PKB itu menjadi anggota DPRD Kota Malang termuda. KOMPAS.com/Andi HartikIke Kisnawati, anggota DPRD Kota Malang hasil PAW saat ditemui usai pelantikan di Gedung DPRD Kota Malang, Senin (10/9/2018). Di usianya yang masih 27 tahun, politisi PKB itu menjadi anggota DPRD Kota Malang termuda.

MALANG, KOMPAS.com - Ike Kisnawati adalah anggota DPRD Kota Malang hasil Pergantian Antar Waktu ( PAW) yang dilantik pada Senin (10/9/2018). Di usianya yang masih 27 tahun, Ike menjadi anggota DPRD Kota Malang termuda.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu lahir pada 23 Januari 1991. Di usia 23 tahun, ia mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kota Malang daerah pemilihan Kedung Kandang, yakni pada Pemilu Legislatif 2014.

Sayang, upayanya masuk ke lembaga legislatif gagal. Raihan suaranya yang hanya 1.095 dan berada di posisi keempat tidak mampu mendorong dirinya duduk di kursi parlemen.


Lulusan Fakultas Hukum Univeritas Brawijaya itu berkesempatan menduduki kursi legislatif setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kasus suap pembahasan APBD Perubahan Kota Malang tahun anggaran 2015 dan menangkap sebanyak 41 orang.

Ike menggantikan posisi Sahrawi yang turut terseret dalam kasus suap massal itu.

"Motivasi saya dulu, saya kan yang termuda. Saya pingin yang muda juga bisa menjadi wakil rakyat," katanya usai dilantik.

Baca juga: Usai Dilantik, Anggota DPRD Kota Malang Hasil PAW Langsung Bimtek

Warga Jalan Laksamana Martadinata 1/777 Keluarahan Kota Lama, Kecamatan Kedung Kandang itu mengaku prihatin dengan banyaknya aspirasi masyarakat yang terabaikan. Kondisi itu lantas membuat dirinya tertarik untuk terjun ke dunia politik.

"Saya melihat penderitaan rakyat. Rakyat kadang sambat (mengeluh) kok nggak ada kemajuan," katanya yang saat ini masih berstatus lajang.

Kini, Ike sudah mendapatkan apa yang dicita - citakan. Ia duduk sebagai anggota DPRD Kota Malang melanjutkan masa keanggotaan 2014 - 2019.

Ike yang masih baru dengan dunia legislatif mengaku akan belajar supaya mampu memberikan hasil yang terbaik.

"Masih bertahap sambil memahami juga. Saya masih baru ini. Jadi masih belum begitu memahami. Tapi saya akan terus belajar," katanya.

Dalam waktu dekat, sesuai dengan agenda DPRD Kota Malang, Ike akan ikut membahas RAPBD Kota Malang tahun anggaran 2019. Pembahasan itu harus tuntas pada 15 Desember 2018.

Saat ini, Ike mencalonkan kembali sebagai anggota DPRD Kota Malang daerah pemilihan Kedung Kandang nomor urut 9 dalam Pileg 2019 mendatang. Namanya sudah masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS) yang dikeluarkan oleh KPU Kota Malang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Rumah di Medan Terbakar, Warga Bingung Tinggal di Mana

Puluhan Rumah di Medan Terbakar, Warga Bingung Tinggal di Mana

Regional
Cerita di Balik Terbakarnya Lamborghini Aventador Milik Raffi Ahmad, Tembus Harga Rp 19 Miliar...

Cerita di Balik Terbakarnya Lamborghini Aventador Milik Raffi Ahmad, Tembus Harga Rp 19 Miliar...

Regional
Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Regional
Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Regional
'Menghilang' 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

"Menghilang" 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

Regional
Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

Regional
Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X