Di Kota Padang Ada Bus Pariwisata Dibayar Pakai Botol Minuman Plastik

Kompas.com - 10/09/2018, 18:20 WIB
Wali Kota Padang Mahyeldi saat mengumpulkan sampah botol minuman plastik, Senin (10/9/2018). KOMPAS.com/RAHMADHANIWali Kota Padang Mahyeldi saat mengumpulkan sampah botol minuman plastik, Senin (10/9/2018).

PADANG, KOMPAS.com - Pariwisata terus digalakkan oleh pemerintah kota Padang, Sumatera Barat ( Sumbar). Salah satunya dengan mendorong beroperasinya bus pariwisata yang tarifnya menggunakan botol minuman plastik

Penumpang bus pariwisata ini akan dibawa berkeliling ke sejumlah tempat wisata di kota Padang. 

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Medi Iswandi mengatakan, program ini dilakukan selain untuk mendorong dan mempromosikan pariwisata kota Padang juga untuk mengurangi sampah plastik di kota ini. 

"Jadi program ini bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup kota Padang," ujar Medi Iswandi, Senin (10/9/2018).

Baca juga: Indonesia Penyumbang Sampah Plastik Terbesar Kedua di Dunia

Jumlah botol yang dibayarkan untuk menjadi tiket naik bus pariwisata tersebut berbeda tiap ukurannya. 10 untuk ukuran gelas, tiga untuk ukuran sedang dan satu untuk ukuran besar.

"Jumlah tersebut hanya untuk sekali naik. Jika wisatawan ingin naik lagi, maka wisatawan tersebut harus membayar lagi dengan jumlah yang sudah ditetapkan tersebut," tuturnya.

Untuk rute yaitu dimulai dari LPC menuju Tugu Gempa-ke Kota Tua-ke Gunung Padang menuju Pantai Air Manis-ke Bukit Gado-gado lalu putar lagi ke jembatan Sitinurbaya dan terakhir menuju Mesjid Raya.

Dalam sehari bus akan membawa penumpang lima kali putaran. Dimulai pukul 09.00 WIB, 11.00 WIB, 13.30 WIB, 15.30 WIB dan 17.00 WIB.

"Bagi penumpang yang ingin berhenti di tempat wisata di mana bus lewat maka bisa juga naik kembali pada bus berikutnya dengan cara bayar pakai sampah plastik kembali. Perkiraan waktu bus akan datang kembali yaitu sekitar 1,5 jam," kata Medi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Kampanye Terakhir, Ganjar Minta Paslon dan Parpol Tak Kerahkan Simpatisan Turun ke Jalan

Hari Kampanye Terakhir, Ganjar Minta Paslon dan Parpol Tak Kerahkan Simpatisan Turun ke Jalan

Regional
Meninggal dengan Luka Lebam, Bocah 7 Tahun Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Terbongkar Saat Akan Dimakamkan

Meninggal dengan Luka Lebam, Bocah 7 Tahun Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Terbongkar Saat Akan Dimakamkan

Regional
Kronologi Ditemukannya Kerangka Manusia di Hutan Probolinggo, Berawal dari Warga Bersihkan Lahan

Kronologi Ditemukannya Kerangka Manusia di Hutan Probolinggo, Berawal dari Warga Bersihkan Lahan

Regional
2 Anggota DPRD Kota Bima Dirawat di RS Setelah Positif Covid-19

2 Anggota DPRD Kota Bima Dirawat di RS Setelah Positif Covid-19

Regional
Gempa 5,5 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya, Tak Berpontensi Tsunami

Gempa 5,5 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya, Tak Berpontensi Tsunami

Regional
Ketinggian Banjir di Aceh Utara Mencapai 2 Meter, 5 Desa Terisolir, Warga Mengungsi

Ketinggian Banjir di Aceh Utara Mencapai 2 Meter, 5 Desa Terisolir, Warga Mengungsi

Regional
Fakta Istri Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Berawal dari Pulang Mabuk

Fakta Istri Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Berawal dari Pulang Mabuk

Regional
Bank Indonesia Prediksi Ekonomi Jabar Membaik di Triwulan Keempat

Bank Indonesia Prediksi Ekonomi Jabar Membaik di Triwulan Keempat

Regional
Bawaslu Minta Pemkab Semarang Tak Salurkan Bansos Selama Masa Tenang Pilkada

Bawaslu Minta Pemkab Semarang Tak Salurkan Bansos Selama Masa Tenang Pilkada

Regional
Cerita Korban Banjir Medan, Tak Sangka Bisa Lintasi Banjir Setinggi Dada, Padahal Gendong 2 Anak

Cerita Korban Banjir Medan, Tak Sangka Bisa Lintasi Banjir Setinggi Dada, Padahal Gendong 2 Anak

Regional
Fakta Terkini Gunung Semeru Meletus, Potensi Lahar Dingin hingga Imbauan Khofifah

Fakta Terkini Gunung Semeru Meletus, Potensi Lahar Dingin hingga Imbauan Khofifah

Regional
5 Kecamatan Terendam Banjir di Aceh Utara, Warga: Kami Puluhan Tahun Langganan Banjir...

5 Kecamatan Terendam Banjir di Aceh Utara, Warga: Kami Puluhan Tahun Langganan Banjir...

Regional
Akibat Guguran Lava, Morfologi Gunung Merapi Berubah, Permukaan Kawah Terangkat

Akibat Guguran Lava, Morfologi Gunung Merapi Berubah, Permukaan Kawah Terangkat

Regional
Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Regional
Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X