Pengemudi Bus yang Masuk Jurang di Sukabumi Diduga Seorang Kernet

Kompas.com - 09/09/2018, 22:38 WIB
Seorang petugas melihat bangkai mini bus yang masuk jurang setelah dievakuasi di Tanjakan Letter S, Kecamatan Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (9/9/2018). KOMPAS.com/BUDIYANTOSeorang petugas melihat bangkai mini bus yang masuk jurang setelah dievakuasi di Tanjakan Letter S, Kecamatan Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (9/9/2018).

Bentuk tim khusus

Nasriadi mengatakan, pengakuan MA tersebut masih bersifat keterangan sementara atau interogasi dan belum dilakukan penyidikan dengan berita acara pemeriksaan.

''Kami akan membentuk tim dalam penyelidikan perkara ini hingga tuntas,'' kata dia.

Saat ini, lanjut dia, sudah ada beberapa orang yang dimintai keterangan sebagai saksi. Seperti di antaranya dari Badan Penguji Dinas Perhubungan dari DKI Jakarta yang menerbitkan surat pengujian kendaraan atau KIR.

''Pihak penguji ini menyampaikan bila kendaraan mini bus yang kecelakaan terakhir uji KIR pada tahun 2016,'' ujarnya.

Menurut Nasriadi yang bersangkutan MA juga nantinya akan dimintai keterangan. Namun saat ini akan difokuskan pada pemulihan kondisi kesehatan yang bersangkutan.

''MA akan tetap dirawat di RSUD Palabuhanratu dalam penjagaan intensif, Karena dibutuhan untuk dimintai keterangannya,'' katanya.

''Juga kami sudah berkomunikasi dengan dokter untuk memberikan tindakan terbaik kepada MA agar cepat sembuh dan cepat bisa dimintai keterangan,'' tambah dia

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X