Angin Puting Beliung Melanda Desa Raknamo, 3 Rumah Warga Rusak

Kompas.com - 09/09/2018, 19:38 WIB
Rumah warga di Desa Raknamo, Kabupaten Kupang, NTT yang rusak akibat dilanda puting beliung, Minggu (9/9/2018) Dokumen Polres KupangRumah warga di Desa Raknamo, Kabupaten Kupang, NTT yang rusak akibat dilanda puting beliung, Minggu (9/9/2018)

KUPANG, KOMPAS.com - Angin puting beliung melanda Dusun I, Desa Reknamo, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (9/9/2018).

Akibatnya, tiga rumah warga rusak.

Menurut Kasubag Humas Polres Kupang Iptu Simon Seran kepada Kompas.com, Minggu malam, tiga rumah warga yang rusak itu milik Yerri Fanggidae, Yappi Ariyanto Fanggidae, dan Yefri Fanggidae.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kendati demikian, kerugian materil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.


"Semua atap rumah tiga warga tersebut ambruk," ucap dia.

Baca juga: 13 Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Kasus ini sudah dilaporkan ke tim penanggulangan bencana alam. Tim kemudian mendatangi lokasi kejadian.

"Setelah dilaporkan, mereka (tim badan penanggulang bencana) berjanji pada Senin (10/9/2018) besok, akan datang kembali ke lokasi bencana tersebut," kata Simon.
 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Regional
Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Regional
Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Regional
Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Regional
Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Regional
Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Regional
Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Regional
Kisah Kakek Germanus, Puluhan Tahun Hidup di Gubuk Reyot Tanpa Listrik, Makan dari Belas Kasih Tetangga

Kisah Kakek Germanus, Puluhan Tahun Hidup di Gubuk Reyot Tanpa Listrik, Makan dari Belas Kasih Tetangga

Regional
“Si Perut Laper” Milik Jabar Raih Apresiasi dari Pemerintah Pusat

“Si Perut Laper” Milik Jabar Raih Apresiasi dari Pemerintah Pusat

Regional
Gara-gara 'TeLe ApIK' Jateng Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

Gara-gara "TeLe ApIK" Jateng Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

Regional
7 Tahanan Kabur dari Polsek Peusangan Bireuen Dibantu 2 Wanita

7 Tahanan Kabur dari Polsek Peusangan Bireuen Dibantu 2 Wanita

Regional
Guru Les Vokal yang Cabuli Siswi SMP Jadi Tersangka

Guru Les Vokal yang Cabuli Siswi SMP Jadi Tersangka

Regional
Pembunuh Sopir Mobil Rental Divonis Mati, Kejari Garut Akan Banding

Pembunuh Sopir Mobil Rental Divonis Mati, Kejari Garut Akan Banding

Regional
Dibesuk Mendikbud, Frans, Siswa SMP Wamena Ceritakan Saat Wajahnya Alami Luka Bakar karena Tolak Ikut Demo

Dibesuk Mendikbud, Frans, Siswa SMP Wamena Ceritakan Saat Wajahnya Alami Luka Bakar karena Tolak Ikut Demo

Regional
Harimau Muncul di Kebun Sawit Resahkan Warga

Harimau Muncul di Kebun Sawit Resahkan Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X