Padang Ilalang Gunung Sindoro Terbakar, Jalur Pendakian Ditutup

Kompas.com - 09/09/2018, 16:36 WIB
Kebakaran hutan dan lahan landa di Gunung Sindoro, Sabtu (8/9/2018). DOK. BNPB Kebakaran hutan dan lahan landa di Gunung Sindoro, Sabtu (8/9/2018).

TEMANGGUNG, KOMPAS.com - Padang rumput ilalang di lereng Gunung Sindoro, wilayah perbatasan Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, terbakar, Minggu (9/9/2018).

Semua jalur pendakian ke puncak gunung ini ditutup untuk sementara.

“Sebagai langkah antisipasi kebakaran  yang semakin meluas dan keamanan pendaki untuk sementara jalur pendakian ke Gunung Sindoro ditutup,” kata Kepala Urusan Komunikasi Perum Perhutani KPH Kedu Utara Herman.

Ia menyampaikan, titik api bermula dari petak 7B area Perhutani wilayah Resor Pemangku Hutan (RPH) Kwadungan masuk Desa Canggal, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung.


Kebakaran kemudian meluas ke wilayah RPH Sigedang BKPH Wonosobo.

"Vegetasi yang terbakar berupa rumput alang-alang (ilalang). Kami belum bisa memastikan luas lahan yang terbakar," kata Herman saat dihubungi Minggu (9/9/2018).

Baca juga: Gempa Lombok, Hampir Semua Jalur Pendakian Gunung Rinjani Alami Longsor

Saat ini, petugas masih melakukan pemadaman api dengan cara manual.

Upaya pemadaman melibatkan beberapa personel baik dari Perhutani BPKH Temanggung, relawan base camp Sindoro, dan relawan dari berbagai komunitas lainnya.

Herman mengakui, upaya pemadaman tidak mudah karena medan yang berat, yakni dekat dengan puncak gunung yang memiliki kemiringan tanah terjal.

Selain itu, lanjut Herman, kobaran api terus menjalar karena musim kemarau dan kondisi rumput keringa sehingga mudah terbakar.

“Kesulitan lainnya, saat proses pemadaman angina berhembus cukup kencang sehingga cukup menyulitkan proses pemadaman api,” ujar dia.

Ia juga menyampaikan, penutupan jalur pendakian dilakukan sampai api benar-benar padam dan aman untuk pendakian.




Close Ads X