Bawaslu Belitung Timur Loloskan 3 Bacaleg Mantan Koruptor

Kompas.com - 07/09/2018, 17:39 WIB
Ilustrasi calegKOMPAS Ilustrasi caleg

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, meloloskan tiga bakal calon anggota legislatif yang berstatus mantan narapidana kasus korupsi.

Komisioner Bawaslu Belitung Timur Ihsan Jaya mengatakan, FZ dan MH dari Partai Gerindra diputuskan memenuhi syarat sebagai bakal caleg melalui sidang yang digelar Jumat (31/8/2018).

Sementara satu orang lagi, MS dari Partai Amanat Nasional dinyatakan memenuhi syarat pada Senin (3/9/2018) sore.

“(Latar belakang) ketiganya kasus korupsi,” kata Ihsan saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (7/9/2018).

Dia mengungkapkan, Bawaslu memerintahkan KPU Belitung Timur untuk melaksanakan putusan paling lambat tiga hari sejak diputuskan.

Baca juga: Seharusnya, sejak Awal Bawaslu Tak Beri Ruang bagi Bacaleg Eks Koruptor...

Petikan amar putusan bernomor 001/PS/BWSL.BTT.09.07/VIII/2018 memerintahkan KPU untuk menerbitkan daftar caleg sementara DPRD Belitung Timur dengan mencantumkan nama-nama yang telah dinyatakan memenuhi syarat oleh Bawaslu.

Sidang adjudikasi yang dilaksanakan Bawaslu bersifat terbuka dengan memperhatikan penyampaian pokok permohonan pemohon dan jawaban termohon. Selanjutnya dilakukan sidang pembuktian, serta sidang kesimpulan pemohon dan termohon. Terakhir merupakan sidang putusan.

Baca juga: Bawaslu Poso Loloskan Dua Bacaleg Mantan Koruptor

Kompas TV Penggugat adalah dua caleg eks narapidana korupsi dari Partai Demokrat dan PAN terhadap KPU Kota Cilegon.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Sutrisno, Penjual Mi Lidi Berdasi yang Sukses Curi Perhatian Pembeli

Sutrisno, Penjual Mi Lidi Berdasi yang Sukses Curi Perhatian Pembeli

Regional
Namanya Disebut-sebut Saksi 02 dalam Sidang MK, Ini Kata Moeldoko

Namanya Disebut-sebut Saksi 02 dalam Sidang MK, Ini Kata Moeldoko

Regional
Tukang Pijat Dibunuh Pelanggannya karena Terlalu Keras Memijat

Tukang Pijat Dibunuh Pelanggannya karena Terlalu Keras Memijat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sikap Jokowi Hadapi Tuduhan Prabowo-Sandi di Sidang MK | Sistem Zonasi PPDB Tuai Masalah

[POPULER NUSANTARA] Sikap Jokowi Hadapi Tuduhan Prabowo-Sandi di Sidang MK | Sistem Zonasi PPDB Tuai Masalah

Regional
Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan untuk Mantan Danjen Kopassus

Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan untuk Mantan Danjen Kopassus

Regional
Bupati Konawe Utara Menangis Saat Pemaparan Kondisi Banjir di Hadapan Menteri PUPR

Bupati Konawe Utara Menangis Saat Pemaparan Kondisi Banjir di Hadapan Menteri PUPR

Regional
33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

Regional
Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Regional
Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali 'Warning' untuk Transportasi Laut

Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali "Warning" untuk Transportasi Laut

Regional
Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Regional
Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Regional
Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Regional
Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Regional

Close Ads X