Rupiah Melemah, Ukuran Tahu dan Tempe Pun Terpaksa Dikurangi - Kompas.com

Rupiah Melemah, Ukuran Tahu dan Tempe Pun Terpaksa Dikurangi

Kompas.com - 07/09/2018, 16:48 WIB
Produsen tahu tempe di Kota Baubau terpaksa memilih mengurangi produksi usaha dan mengurangi ukuran bentuk tahu tempeKOMPAS.com/ DEFRIATNO NEKE Produsen tahu tempe di Kota Baubau terpaksa memilih mengurangi produksi usaha dan mengurangi ukuran bentuk tahu tempe

BAUBAU, KOMPAS.com - Tingginya harga bahan baku kacang kedelai impor akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ikut dirasakan oleh produsen tahu tempe di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Produsen tahu tempe di Kota Baubau terpaksa memilih mengurangi produksi dan ukuran bentuk tahu tempe.

“Pengaruhnya besar sekali. Waktu dolar masih di bawah Rp 15.000 harganya (kedelai) masih turun juga, sekarang itu sudah tinggi sekali,” kata pengusaha tahu tempe Kota Baubau, Sutarno, saat ditemui di rumahnya, Kamis (7/9/2018).

Sutarno biasanya sekali produksi tahu tempe sekitar 6 kuintal. Namun kini turun menjadi 4 kuintal per hari.

“Sekarang produk saya kurangi ukurannya, misalnya dari 15 centimeter menjadi 13 centimeter, karena sesuaikan dengan harga baku,” ujarnya.

Baca juga: Rupiah Melemah, Pengusaha Sebut Bisa Bertahan Saja Sudah Bersyukur

Harga bahan baku kedelai impor biasanya diperoleh Rp 7.500 per kilogram, kini naik menjadi Rp 11.000 per kilogram.

Menurutnya, saat ini kenaikan harga juga tidak saja menimpa kacang kedelai impor, tetapi juga bahan baku lainnya seperti plastik, ragi dan tepung kanji.

Ia mengaku tidak berani menaikkan harga tahu tempe di pasaran karena khawatir pelanggannya bisa lari.

“Kita mengeluhkan dari bahan baku yang melambung betul, sekarang juga untuk keuntungan sudah menurun,” ucap Sutarno.

Baca juga: Rupiah Lemah, Produsen Tempe: Kalau Mau Belanja Kedelai Selalu Deg-degan...

Ia berharap pemerintah bisa menstabilkan harga rupiah agar kembali kuat terhadap dolar sehingga harga kacang kedelai kembali stabil.


Terkini Lainnya

Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Regional
Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk 'Video Game'

Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk "Video Game"

Internasional
Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Regional
Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku 'Paradoks Indonesia' Versi Braile

Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku "Paradoks Indonesia" Versi Braile

Nasional
'Ngamuk' dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

"Ngamuk" dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

Internasional
Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Nasional
Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Internasional
Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Nasional
Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Megapolitan
PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

Nasional
Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Internasional
Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus 'Vlog Idiot'

Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus "Vlog Idiot"

Regional
Pembunuh Sopir Taksi 'Online' di Tangerang adalah Kakak Beradik

Pembunuh Sopir Taksi "Online" di Tangerang adalah Kakak Beradik

Megapolitan
Sekjen PSI: Laporan terhadap Grace Natalie Tak Masuk Akal

Sekjen PSI: Laporan terhadap Grace Natalie Tak Masuk Akal

Nasional
Istri Sopir Taksi 'Online' Korban Perampokan: Ikhlaskan Papa ya Nak...

Istri Sopir Taksi "Online" Korban Perampokan: Ikhlaskan Papa ya Nak...

Regional

Close Ads X