Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/09/2018, 09:47 WIB

KEDIRI, KOMPAS.com — Motor jenis Vespa sudah dikenal lama dengan keunikannya. Apalagi, para scooterist, julukan penunggang Vespa, juga tidak pernah kehabisan ide kreativitasnya. Bahkan, ada hasil modifikasi yang menembus ekspor ke Eropa.

Bentuk modifikasi yang telah diekspor itu adalah Vespa Tank. Dari sisi modifikasi, ini termasuk jenis modifikasi total yang cukup tenar, terkenal, dan banyak digandrungi oleh penggemarnya. Tampilan tidak biasa dan terlihat gahar menjadi ujung tombaknya.

Modifikator yang cukup mempunyai nama dan dikenal sebagai salah satu pencetus Tank Vespa adalah Yogi Hermawan, pemuda usia 27 tahun asal Lingkungan Jegles, Kelurahan Blabak, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur.

Baca juga: Antasena, Tank Boat Pertama di Dunia yang Dibuat di Banyuwangi

Vespa Tank buatan Yogi ini sudah dikenal luas dan peminatnya datang dari di seluruh Nusantara. Bahkan, Yogi telah mengekspor hasil modifikasinya itu hingga ke Eropa, terutama Spanyol. Yogi mulai terjun ke bidang modifikasi bodi vespa sejak 2009 lalu.

"Saya sudah tiga kali kirim unit ke Spanyol. Jumlahnya ada enam unit," ujar Yogi Hermawan saat ditemui di rumahnya, Selasa (4/9/2018).

Berikut video suasana bengkel kerja Yogi Hermawan dan beberapa hasil produksinya.


Hasil garapannya dikenal dengan nama Vespa Tank RSJ Kediri. RSJ sendiri merupakan klub motor Vespa yang cukup besar di Kediri. Alirannya extreme. RSJ singkatan dari Rosok Scooter Jahanam.

Vespa Tank ini masuk dalam kategori jenis extreme. Bentuknya berbeda dengan sespan (sidecar) yang nempel pada sisi kiri motor. Vespa tank lebih pada modifikasi total pada bagian bodinya.

Baca juga: Petani Kediri Jajaki Ekspor Daun Ketumbar ke Taiwan

Sesuai namanya, Vespa Tank mempunyai bentuk bodi yang mirip dengan kendaraan yang berfungsi sebagai kendaraan penghancur dalam perang itu. Vespa jenis ini dilengkapi pula dengan senapan serbu yang tentu hanya aksesori.

Tampilannya tampak semakin garang dengan penggunaan warna kemiliteran, yakni warna-warna kombinasi hijau doreng.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.