Bawaslu Kota Bima Temukan Ratusan Daftar Pemilih Ganda

Kompas.com - 07/09/2018, 07:20 WIB
ilustrasi pemilu Kompas.com/ERICSSENilustrasi pemilu

BIMA, KOMPAS.com - Badan Pengawasan Pemilihan Umum ( Bawaslu) Kota Bima, Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat ( NTB) menemukan ratusan orang yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap ( DPT) yang bermasalah karena terdaftar ganda. 

Temuan itu diperoleh Bawaslu setelah melakukan audit DPT hasil pleno Komisi Pemuluhan Umum (KPU) untuk Pemilu 2019 mendatang.

“Dari hasil audit, setidaknya ada 645 DPT terindikasi bermasalah. Beberapa diantaranya termasuk pemilih ganda. Pemilih bermasalah itu diperoleh dari 1.600 orang yang kami audit disejumlah TPS,”ungkap Devisi SDM Bawaslu Kota Bima, Asrul Sani kepada wartawan, Kamis (6/9/2018).

Baca juga: Belum Rekam E-KTP, Ribuan Warga Gunung Kidul Dicoret dari Daftar Pemilih


Ia mengatakan, dari sejumlah pemilih bermasalah yang dihimpun sebanyak 432 pemilih ganda, dan pemilih meninggal dunia yang terdaftar sebanyak 6 orang.

Juga, domisili 11 orang, dan ketidakcocokan nomor NIK dengan nomor Kartu Keluarga sebanyak 138 orang, dan 37 pemilih tidak jelas alamatnya.

Sedangkanya sisanya meliputi kesalahan data nama, tanggal lahir, status perkawinan, termasuk beberapa diantaraya terdapat pemilih yang tidak memenuhi syarat tapi terdaftar.

“Itu baru sampel, kita akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dari total 104.518 DPT yang ditetapkan oleh KPU,”ujarnya.

Baca juga: Bawaslu NTT: Baru Dua Kabupaten yang Gunakan Aplikasi Sistem Informasi Daftar Pemilih

Atas temuan itu, Bawaslu sudah merekomendasikan ke KPU untuk ditindaklanjuti.

Dengan adanya temuan itu, KPU sebagai penyelenggara diminta agar kembali memeriksa DPT supaya data pemilih untuk pemilu calon Presiden, DPR dan DPD 20benar-benar valid.

"Kami minta DPT itu harus diperiksa kembali, apakah sudah valid atau tidak. Karena dari hasil temuan kami, masih banyak kekeliruan dan kesalahan yang dilakukan KPU. Salah satunya, masih ada data pemilih yang syaratnya belum masuk tapi ada dalam DPT. Hal itu jika tidak diperbaiki maka bisa menjadi masalah di kemudian hari,"tuturnya.

Bawaslu juga berharap masyarakat segera melaporkan jika belum terdata sebagai pemilih tetap.

“Kalau ada ada pemilih yang belum terdata, tolong di informasikan ke Bawaslu. Karena itu menjadi tanggung jawab kami, jangan sampai kesalahan kecil bisa menghilangkan hak pilih seseorang,” harapnya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

Regional
Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Regional
Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Regional
Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Regional
Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Regional
Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Regional
Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Regional
2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X