Berlaku Mulai 6 September, Urus e-KTP Bisa di Kecamatan

Kompas.com - 05/09/2018, 12:12 WIB
Kepala Disdukcapil Karawang Yudi Yudiawan KOMPAS.com/FARIDA FARHANKepala Disdukcapil Karawang Yudi Yudiawan

KARAWANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang  mengeluarkan kebijakan perekaman dan pengambilan e-KTP di masing-masing kecamatan. Hal ini untuk mengantisipasi mengularnya antrean di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ( Disdukcapil) setempat.

"Perekaman dilakukan di masing-masing kecamatan. Kemudian berkas dikumpulkan dibawa ke Disdukcapil Karawang untuk dicetak. Setelah dicetak dibawa kembali ke kecamatan untuk didistribusikan. Kebijakan berlaku sejak 6 September 2018," ujar Kepala Disdukcapil Kabupaten Karawang Yudi Yudiawan di kantornya Jalan Surotokunto, Karawang, Rabu (5/9/2018).

Proses tersebut, kata Yudi, membutuhkan waktu tiga hari sejak permohonan dan perekaman e-KTP. Waktu tersebut dibutuhkan untuk peroses pengumpulan, pencetakan, hingga pendistribusian.

Baca juga: Saat Kubu #2019GantiPresiden dan #2019TetapJokowi Memilih Makan Bersama...

Hanya saja, tambahnya, setiap kecamatan mendapat kuota 40 e-KTP per hari. Sehingga, setiap hari Disdukcapil mencetak 1.200 e-KTP.

"Kuotanya 40 e-KTP per kecamatan per hari. Jadi jumlah kuota untuk 30 kecamatan 1.200," ungkapnya.

Yudi menyebutkan, kebijakan perekaman hingga pengambilan fisik e-KTP di kecamatan berlaku permanen. Akan tetapi, jika kecamatan kewalahan dan terjadi penumpukan akan dilakukan evaluasi kembali.

"Berlaku permanen," tambahnya.

Baca juga: Sayang, Banyak yang Tidak Tahu Jejak Chairil Anwar di Karawang...(1)

Meski kebijakan tersebut diterapkan, lanjutnya, pelayanan satu pintu di Disdukcapil Karawang masih berlaku. Hanya saja, beberapa inovasi pelayanan dilakukan untuk mengurai antrean di Disdukcapil Karawang.

"Salah satunya permohonan pembuatan Akta Kelahiran bisa melalui online via WhatsApp," katanya.

Sebelumnya, warga berdesak-desakan mengantre di Disdukcapil Karawang. Mereka hendak mengambil fisik e-KTP, setelah hampir satu tahun terakhir hanya mengantongi surat keterangan (suket).

Kompas TV Penutupan jalan tol ini akan berlangsung selama 6 jam mulai pukul 09.00 WIB sampai 15.00 WIB.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Regional
Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Regional
Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Regional
Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Regional
6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

Regional
Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Regional
Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Regional
Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Regional
Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Regional
Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Regional
Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Regional
Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Regional
Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Regional
Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Regional
Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X