Mengenal Pesilat Hanifan YK, Peraih Medali Emas Asian Games 2018

Kompas.com - 03/09/2018, 16:47 WIB
Pesilat Hanifan YK saat berfoto bersama Dewi Yulianti (Ibu) dan Dani Wisnu (ayah) di Gor Padjadjaran, Bandung, senin (3/9/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIPesilat Hanifan YK saat berfoto bersama Dewi Yulianti (Ibu) dan Dani Wisnu (ayah) di Gor Padjadjaran, Bandung, senin (3/9/2018).

Proses perjalanan Hanif menjadi seorang pesilat sukses tak lepas dari didikan ayahnya, Dani Wisnu yang merupakan pesilat nasional. Dani mengatakan, teknik dasar silat sudah ia tanamkan kepada Hanif sejak usia sekolah dasar.

"Proses perjalanan panjang, dulu dia tiap pagi disuruh latihan nendang 10 kali kaki kiri dan 10 kali kaki kanan sejak kecil. Awalnya saya yang nyuruh, lama-lama kebiasaan," ucap Dani.

Seiring berjalannya waktu, Dani pun jeli melihat potensi anaknya. Ia pun mulai fokus menggodok Hanif agar jadi atlet besar. Selain diikutkan dalam beberapa kejuaraan, ia pun sering ikut menyaksikan kejuaraan pencak silat level internasional.

"Saya sengaja waktu Sea Games 2015 di Singapura dia diajak ke sana. Biar nonton bagaimana suasana pertandingan internasional. Saat itu dia bukan siapa-siapa, 2017 dia sudah Timnas. Meningkatkan moral dan mental itu penting, tak hanya teknik," kata dia.

Hanif pun mulai terbentuk sebagai pribadi yang disiplin. Selain giat berlatih, aktivitas Hanif tak pernah luput dari pengawasan orangtuanya.

"Hanif seperti remaja umumnya, hanya dia punya fokus dalam soal latihan, punya jadwal sendiri. Dia tahu kapan belajar, istirahat, latihan, dia atur sendiri," ujar Dani.

"Kita memberi ruang untuk berimajinasi mengeksplor pikiran dan perasannya, tapi tetap disiplin. Saya hanya ingatkan kalau ingin jadi juara hiduplah sebagai seorang juara, pergaulan, permainan, ingat waktu. Itu sudah jadi proses yang panjang. Itu yang terberat. Dukungan orangtua harus ful," tambahnya.

Dani bercerita, air matanya tak terbendung saat melihat anaknya dikalungkan medali emas. Namun, ia mengaku lenih terharu saat melihat anaknya secara spontan memeluk Jokowi dan Prabowo.

"Ya, otomatis namanya orangtua lihat anaknya berprestasi sangat bangga sekali. Tapi lebih terharu lagi ketika dia naik podium. Itu momentum enggak disangka-sangka dia akan melakukan hal seperti itu (memeluk Prabowo dan Jokowi). Itu betul-betul spontan dan di luar dugaan. Saya pikir bukan hanya saya, masyarakat Indonesia juga terharu, melihat dia dapat medali nangis, melihat momentum pelukan itu tambah nangis lagi," tutur Dani.

Atlet berpendidikan

Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temuan 28 Kasus Positif Covid-19, Pemkot Tegal Tak Terapkan PSBB

Temuan 28 Kasus Positif Covid-19, Pemkot Tegal Tak Terapkan PSBB

Regional
Pencarian Warga Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Terkendala

Pencarian Warga Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Terkendala

Regional
Kisah Nenek Uho, Sakit Sendirian, Ditemukan Pakai Sarung Bercampur Kotoran Hewan

Kisah Nenek Uho, Sakit Sendirian, Ditemukan Pakai Sarung Bercampur Kotoran Hewan

Regional
KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

Regional
Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

Regional
5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Regional
Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

Regional
Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

Regional
Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

Regional
2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X