Petani Ini Mengaku Setubuhi Anak Tiri di Kebun Cengkeh Sejak Korban Kelas 4 SD

Kompas.com - 31/08/2018, 12:30 WIB
Ilustrasi kekerasan deeepblueIlustrasi kekerasan

LUWU, KOMPAS.com — IB (39), pelaku penyetubuhan anak dibawah umur yang tak lain adalah anak tirinya sendiri, mengakui perbuatannya dan melakukan tindakan asusila tersebut selama beberapa kali, yakni sejak korban DR (13) duduk di kelas IV SD.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Luwu, Sulawesi Selatan, mengungkapkan, pelaku melakukan perbuatan tersebut selama berulang kali.

“Pelaku yang merupakan bapak tirinya ini beberapa kali melakukan perbuatan persetubuhan anak di bawah umur sejak korban masih duduk dibangku SD kelas IV, dan terakhir pada Senin (27 /8/2018) sekitar pukul 11.00 Wita kembali dilakukan bertempat di kebun cengkeh yang terletak di Dusun Mattirowali, Desa Sampano, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu,” kata AKP Faisal Syam, Jumat (31/8/2018).

Baca juga: Perkosa Anak Tiri Bertahun-tahun, Oknum PNS Kemenag Ditahan Polisi

Menurut Faisal, anggota Resmob bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Rekrim Polres Luwu menangkap IB setelah melakukan penyelidikan dan mendapat informasi bahwa pelaku sementara berada di rumah Kepala Desa Sampano.

“Setelah mendapatkan informasi, kemudian anggota mendatangi rumah tersebut dan mendapati pelaku di rumah kepala desa, selanjutnya pelaku diamankan dan dibawa ke kantor Polres Luwu guna proses lebih lanjut,” ujarnya.

Baca juga: Setubuhi Anak Tiri, Kepala Dusun di Maluku Dihukum 15 Tahun Penjara

Korban menceritakan kejadian tersebut kepada keluarganya setelah tidak tahan diperlakukan pelaku. Pihak keluarga pun langsung melaporkan kejadian tersebut.

Hingga saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mako Polres Luwu. Pelaku dijerat Undang–Undang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Punya Biaya Bantu Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri, Pemkab Gunungkidul Minta Bantuan

Tak Punya Biaya Bantu Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri, Pemkab Gunungkidul Minta Bantuan

Regional
Bangkai Paus Sepanjang 13,8 Meter Terdampar di Pantai Bali

Bangkai Paus Sepanjang 13,8 Meter Terdampar di Pantai Bali

Regional
KPU Karawang Tetapkan Cellica-Aep sebagai Pemenang Pilkada 2020

KPU Karawang Tetapkan Cellica-Aep sebagai Pemenang Pilkada 2020

Regional
Sultan HB X soal Perpanjangan PPKM: Tak Ada Pilihan Lain, Kita Juga Perpanjang

Sultan HB X soal Perpanjangan PPKM: Tak Ada Pilihan Lain, Kita Juga Perpanjang

Regional
Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Regional
Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Regional
Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Regional
Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Regional
Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Regional
Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Regional
Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Regional
Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Regional
Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Regional
Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X