Kompas.com - 31/08/2018, 12:10 WIB
Tim Khusus tengah disiapkan untuk mengungkap kasus begal di Kota Bandung. KOMPAS.com/AGIEPERMADITim Khusus tengah disiapkan untuk mengungkap kasus begal di Kota Bandung.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M. Yoris Maulana menduga pelaku aksi begal sebanyak dua orang.

"Indikasinya dua orang kalau dilihat dari saksi di TKP," jata Yoris di Mapolsek coblong, Kota Bandung, Jumat (31/8/2018).

Dikatakan, pihak kepolisian sudah mengambil data rekaman closed circuit television (CCTV) di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). "Sudah kita ambil nanti akan dilakukan proses upaya penangkapan," tuturnya.

Baca juga: Dua Tim Khusus Diterjunkan Polisi Ungkap Kasus Begal di Bandung

Tak hanya itu pihaknya pun kini tengah menerjunkan tim khusus guna mengungkap kasus ini. Tim ini dibagi menjadi dua yakni tim penyidikan dan penyelidikan. "Anggota sudah bekerja dilapangan," tuturnya.

Nantinya ketika identitas pelaku telah teridentifikasi, pihaknya akan menyebarkan identitas tersebut ke jajarannya untuk membantu menangkap pelaku. "Kalau sudah ada nanti akan kita sebarkan ke jajaran," kata Yoris.

Sebelumnya diberitakan, aksi begal ini terjadi Rabu (30/8/2018) sekira pukul 03.30 di sekitar perempatan Cikapayang.

Usai makan bakso, korban S (23) dibonceng temannya Eva (23) berkendara lewat tempat kejadian perkara (TKP), tak lama pelaku menggunakan kendaraan bermotor memepet korban dan temannya itu dan langsung menarik tas korban.

Baca juga: Mahasiswi Korban Begal di Bandung Akhirnya Meninggal Dunia

Keduanya pun terjatuh, S sempat terpental bahkan dikabarkan terguling-guling hingga terbentur. Keduanya kemudian dirawat di RS Boromeus Bandung.

Kondisi S dalam keadaan tak sadarkan diri dan kritis dengan luka dikepalanya. "Kemungkinan gegar otak," Kata Kapolres Bandung, Kombes Irman Sugema.

Sementara saat ini kondisi Eva sudah membaik dengan luka-luka di tubuhnya.

Baca juga: Ini Penyebab Meninggalnya Mahasiswi Korban Begal di Bandung

Kompas TV Korban kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya ke petugas kepolisian di pos pam mudik lebaran kawasan Cibitung dan Polsek Cikarang Barat. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X