5 Fakta Terbaru Gempa Lombok, 32.129 Rumah Rusak hingga Ratusan Gempa Susulan

Kompas.com - 31/08/2018, 06:41 WIB
Tim SAR mengevakuasi korban gempa Lombok yang tertimbun longsor. Dok Humas Basarnas Kantor SAR MataramTim SAR mengevakuasi korban gempa Lombok yang tertimbun longsor.

KOMPAS.com - Pada hari Kamis (30/8/2018), pukul 7.10 Wita, telah terjadi gempa susulan berkekuatan 4,6 Skala Richter (SR) di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Gempa tidak berpotensi tsunami, namun belum diketahui apakah terjadi kerusakan akibat gempa itu.

Ratusan insinyur muda dikerahkan untuk membantu pembangunan Risha (rumah instan sederhana sehat) oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Berikut adalah fakta-fakta terbaru terkait bencana gempa bumi di Lombok.

1. Gempa susulan 4,6 SR guncang Lombok

Kepala Bidang Mitigasi GempaBumi PVMBG Badan Geologi, ‎Sri Hidayati tengah menjelaskan penyebab dan panjangnya sesar baru yang diidentifikasi pasca gempa lombok bermagnktudo 7.0KOMPAS.com/AGIEPERMADI Kepala Bidang Mitigasi GempaBumi PVMBG Badan Geologi, ‎Sri Hidayati tengah menjelaskan penyebab dan panjangnya sesar baru yang diidentifikasi pasca gempa lombok bermagnktudo 7.0

Analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan pusat gempa pada Kamis pagi (30/8/2018), berada di koordinat 8.30 LS dan 116,08 BT.

"Tepatnya d laut pada jarak 23 kilometer arah barat laut kabupaten LombokUtara, pada kedalaman 11 k," kata Agus Riyanto, Kepala Stasiun Geofisika Mataram.

Berdasar lokasi titik pusat gempa dan kedalamannya, gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar naik busur belakang flores, kata Agus.

Guncangan gempa terasa wilayah Lombok Utara, Lombok Barat dan Kota Mataram II SIG (III MMI). Selain itu di Kabupaten Lombok Tengah I SIG (II MMI). Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.

Baca Juga: Melihat Jokowi dan Prabowo Berpelukan, Sandiaga Uno Merinding

2. Dalam satu bulan, 1.973 gempa susulan terjadi di Lombok

Pusat gempa Lombok 19 Agustus 2018 pukul 21.56 WIB Pusat gempa Lombok 19 Agustus 2018 pukul 21.56 WIB

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) mencatat, total keseluruhan gempa bumi yang mengguncang Lombok selama satu bulan terakhir berjumlah 1.973 gempa bumi.

"Total keseluruhan dari tanggal 29 Juli 2018 berjumlah 1.973 gempabumi," terang Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Agus Riyanto, Kamis (30/8/2018).

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelajar Bunuh Begal Divonis Pembinaan Setahun, Ayah: Saya Terima dengan Lapang Dada..

Pelajar Bunuh Begal Divonis Pembinaan Setahun, Ayah: Saya Terima dengan Lapang Dada..

Regional
Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Regional
Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Regional
3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

Regional
Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Regional
Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Regional
Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Regional
Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Regional
Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Regional
Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Regional
8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

Regional
Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Regional
Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Regional
Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Regional
Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X