Kompas.com - 31/08/2018, 06:41 WIB
Tim SAR mengevakuasi korban gempa Lombok yang tertimbun longsor. Dok Humas Basarnas Kantor SAR MataramTim SAR mengevakuasi korban gempa Lombok yang tertimbun longsor.

KOMPAS.com - Pada hari Kamis (30/8/2018), pukul 7.10 Wita, telah terjadi gempa susulan berkekuatan 4,6 Skala Richter (SR) di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Gempa tidak berpotensi tsunami, namun belum diketahui apakah terjadi kerusakan akibat gempa itu.

Ratusan insinyur muda dikerahkan untuk membantu pembangunan Risha (rumah instan sederhana sehat) oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Berikut adalah fakta-fakta terbaru terkait bencana gempa bumi di Lombok.

1. Gempa susulan 4,6 SR guncang Lombok

Kepala Bidang Mitigasi GempaBumi PVMBG Badan Geologi, ‎Sri Hidayati tengah menjelaskan penyebab dan panjangnya sesar baru yang diidentifikasi pasca gempa lombok bermagnktudo 7.0KOMPAS.com/AGIEPERMADI Kepala Bidang Mitigasi GempaBumi PVMBG Badan Geologi, ‎Sri Hidayati tengah menjelaskan penyebab dan panjangnya sesar baru yang diidentifikasi pasca gempa lombok bermagnktudo 7.0

Analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan pusat gempa pada Kamis pagi (30/8/2018), berada di koordinat 8.30 LS dan 116,08 BT.

"Tepatnya d laut pada jarak 23 kilometer arah barat laut kabupaten LombokUtara, pada kedalaman 11 k," kata Agus Riyanto, Kepala Stasiun Geofisika Mataram.

Berdasar lokasi titik pusat gempa dan kedalamannya, gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar naik busur belakang flores, kata Agus.

Guncangan gempa terasa wilayah Lombok Utara, Lombok Barat dan Kota Mataram II SIG (III MMI). Selain itu di Kabupaten Lombok Tengah I SIG (II MMI). Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.

Baca Juga: Melihat Jokowi dan Prabowo Berpelukan, Sandiaga Uno Merinding

2. Dalam satu bulan, 1.973 gempa susulan terjadi di Lombok

Pusat gempa Lombok 19 Agustus 2018 pukul 21.56 WIB Pusat gempa Lombok 19 Agustus 2018 pukul 21.56 WIB

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X