Kompas.com - 29/08/2018, 19:37 WIB
Pollycarpus bersama istri tengah memperlihatkan aurat pengakhiran bimbingan si Bapas Klas I Bandung. KOMPAS.com/AGIEPERMADIPollycarpus bersama istri tengah memperlihatkan aurat pengakhiran bimbingan si Bapas Klas I Bandung.

BANDUNG, KOMPAS.com - Terpidana kasus pembunuhan aktivis HAM, Munir Said Thalib, Pollycarpus Budi Hari Priyanto dinyatakan bebas murni, Rabu (29/8/2018).

Bersama sang istri, Yosepha Hera Indaswari, Pollycarpus mendatangi Balai Pemasyarakatan Kelas I Bandung untuk mengambil surat pengakhiran bimbingan.

Kepada awak media, Pollycarpus mengaku senang bisa menghidup udara bebas saat ini.

"Enak sekali, sudah gak ada beban lagi," kata Pollycarpus kepada wartawan, di Bandung.

Baca juga: Pollycarpus Bebas dari Hukuman

Usai menjalani masa tahanannya, Polly mengaku akan kembali mengabdi di dunia penerbangan. Bahkan ada rencana untuk mengakuisi perusahaan penerbangan.

"Saya kembali ke dunia penerbangan tempat saya di PT Gatari. Kemudian ada rencana mau mengakuisisi perusahaan penerbangan juga, ada rencana untuk mendatangankan helikopter yang ringan untuk keperluan seluruh Indonesia," tutur dia.

"Saya di Jakarta kemudian di daerah-daerah juga survei. Saya di Gatari (menjabat) asisten direktur di Pasifik Sakti saya direktur operasi," tambah dia.

Meski telah bebas murni, Polly mengaku siap jika kasus kematian aktivis HAM Munir Said Thalib yang menyeretnya ke penjara itu kembali dibuka.

"Siap, siap," katanya.

Baca juga: Kami Senang Pollycarpus Muncul ke Permukaan Publik...

Namun bagi dirinya, kasus ini telah ditutup setelah ia menjalani masa hukumannya. "Kalau memang belum puas ya silahkan, tapi saya sendiri sudah close," tuturnya.

Meski begitu, Polly menerima takdirnya, yang harus mendekam dalam penjara selama bertahun-tahun. Ke depan, dirinya akan fokus pada kerjaan yang akan digelutinya nanti.

"Saya fokus dengan kerjaan saya gak mikirin gitu lagi sudah berlalu kita sudah jalani," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Regional
Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X