Menangis Keras, Bayi Dikerumuni Semut di Hutan Diselamatkan Petani

Kompas.com - 28/08/2018, 13:43 WIB
Lokasi bayi dikerubungi semut yang diselamatkan seorang petani kelapa di Polewali Mandar, Selasa (28/8/2018). KOMPAS.com/JUNAEDILokasi bayi dikerubungi semut yang diselamatkan seorang petani kelapa di Polewali Mandar, Selasa (28/8/2018).

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Seorang petani kelapa berhasil menyelamatkan nyawa bayi yang dibuang di hutan pada Selasa (28/8/2018). Bayi tersebut menangis keras karena dikerubungi semut di sekujur tubuhnya. 

Kondisi bayi nahas tersebut terbungkus karung plastik dengan tali pusar yang belum dipotong. Akibat gigitan semut, sekujur tubuh bayi ini penuh bintik merah. 

Baddulu, sang petani kelapa, menceritakan kronologis penemuan bayi tersebut. Saat hendak memungut buah kelapa yang dipanennya, dia terkejut mendengar suara tangis bayi yang cukup keras. 

Baddulu kemudian mendekati sumber suara dan menemukan bayi tersebut. Dia membawanya ke rumah untuk mendapat pertolongan pertama, baru kemudian membawanya ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan lebih baik. 

Baca juga: Bayi 3 Bulan Tewas Dianiaya Ayahnya Sendiri

Aiptu Nasruddin, Babinkantibmas Desa Parappe Campalagian Polewali Mandar, membantu Baddulu menceritakan kembali kronologisnya lantaran Baddulu tak mahir berbahasa Indonesia. 

Kasus penemuan bayi ini menghebohkan warga setempat. Warga yang penasaran tak hanya mendatangi lokasi penemuan bayi yang cukup jauh dari pemukiman. Warga juga mendatangi puskesmas Katumbangan untuk melihat langsung bayi nahas yang diselamatkan Baddulu tersebut.

Bidan Puskesmas Katumbangan Nurbaya membenarkan kondisi bayi seperti yang diceritakan Baddulu. Saat ini petugas kesehatan telah memotong tali pusar bayi. Petugas juga telah membersihkan badan bayi yang masih berlumuran darah. Diduga bayi ini dibuang beberapa saat setelah ia dilahirkan.

Bayi berbobot 2,5 kilogram dan panjang badan 47 centimeter tersebut kondisinya kini lebih baik. Pihak puskesmas telah memberi susu instan agar bayi ini bisa tumbuh sehat dan normal seperti bayi pada umumnya.

Baca juga: Perjuangan Bayi Togu yang Lahir Tanpa Langit-langit Rongga Mulut

“Alhamdulilah kondisinya sehat,” jelas Nurbaya. 

Sementara itu polisi telah meminta keterangan sejumlah pihak untuk menemukan orangtua bayi pelaku pembuangan. Pihak kepolisian meminta kerja sama warga untuk melaporkan ke polisi jika mengetahui informasi terkait kasus ini. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Transpuan Menjadi Pejabat Publik di Sikka, Bunda Mayora: Berkatilah Seluruh Kegiatanku

Saat Transpuan Menjadi Pejabat Publik di Sikka, Bunda Mayora: Berkatilah Seluruh Kegiatanku

Regional
Gubernur Kepri Positif Corona, Sudah 739 Warga Tanjungpinang Jalani Swab

Gubernur Kepri Positif Corona, Sudah 739 Warga Tanjungpinang Jalani Swab

Regional
Layanan Jenguk Ditutup, RSUD 45 Dinyatakan Klaster Baru Covid-19

Layanan Jenguk Ditutup, RSUD 45 Dinyatakan Klaster Baru Covid-19

Regional
25 Karyawan Perusahaan di Pesisir Barat Lampung Positif Covid-19

25 Karyawan Perusahaan di Pesisir Barat Lampung Positif Covid-19

Regional
Laporkan Jerinx SID ke Polisi, IDI Bali: Organisasi Kami Merasa Terhina

Laporkan Jerinx SID ke Polisi, IDI Bali: Organisasi Kami Merasa Terhina

Regional
Utamakan Keselamatan Anak, Pemkot Serang Perpanjang Belajar Online

Utamakan Keselamatan Anak, Pemkot Serang Perpanjang Belajar Online

Regional
Korsleting Listrik, Ruang Operasi RS Bethesda Lempuyangwangi Yogyakarta Terbakar

Korsleting Listrik, Ruang Operasi RS Bethesda Lempuyangwangi Yogyakarta Terbakar

Regional
Detik-detik Seorang Ibu Melahirkan di Atas Mobil Patroli Polisi Tanpa Bantuan Medis

Detik-detik Seorang Ibu Melahirkan di Atas Mobil Patroli Polisi Tanpa Bantuan Medis

Regional
Petani Pembakar Lahan Ditangkap, Walhi Minta Jangan Langsung Dipenjara

Petani Pembakar Lahan Ditangkap, Walhi Minta Jangan Langsung Dipenjara

Regional
Hindari Kecurangan, Pembagian Daging Kurban Pakai Barcode

Hindari Kecurangan, Pembagian Daging Kurban Pakai Barcode

Regional
Polisi: Bos Arisan HA Dilaporkan Atas Dugaan Tindak Pidana dan Pelanggaran UU Perbankan

Polisi: Bos Arisan HA Dilaporkan Atas Dugaan Tindak Pidana dan Pelanggaran UU Perbankan

Regional
Citilink Pastikan Penumpang Pesawat Surabaya-Pontianak Memenuhi Syarat Terbang

Citilink Pastikan Penumpang Pesawat Surabaya-Pontianak Memenuhi Syarat Terbang

Regional
Unair: Keluarga Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Menyesalkan Perbuatan Anaknya

Unair: Keluarga Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Menyesalkan Perbuatan Anaknya

Regional
2 Bocah Kakak Beradik Hilang di Hutan, Tim SAR: Ada Jejak Kaki Anak-anak

2 Bocah Kakak Beradik Hilang di Hutan, Tim SAR: Ada Jejak Kaki Anak-anak

Regional
18 Nakes dan 1 Petugas Kebersihan RSUD 45 Kuningan Positif Covid-19

18 Nakes dan 1 Petugas Kebersihan RSUD 45 Kuningan Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X