Sopir Angkot Tiba-tiba Datangi Bawaslu, Minta Izin Bikin Stiker #2019JokowiTetapPresiden - Kompas.com

Sopir Angkot Tiba-tiba Datangi Bawaslu, Minta Izin Bikin Stiker #2019JokowiTetapPresiden

Kompas.com - 28/08/2018, 10:52 WIB
Brekele, seorang sopir angkot di Pangkal Pinang, saat diterima Ketua Bawaslu Pangkal Pinang Ida Kumala terkait rencana pemasangan stiker bernuansa kampanye.KOMPAS.com/Heru Dahnur Brekele, seorang sopir angkot di Pangkal Pinang, saat diterima Ketua Bawaslu Pangkal Pinang Ida Kumala terkait rencana pemasangan stiker bernuansa kampanye.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Brekele, seorang sopir angkot di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, harus membatalkan niatnya menempelkan stiker berisi dukungan terhadap calon presiden Joko Widodo untuk sementara waktu.

Pasalnya setelah mendatangi kantor Bawaslu Pangkal Pinang, Selasa (28/8/2018) sekitar pukul 09.50 WIB, Brekele diminta bersabar hingga masa kampanye pemilu dimulai.

Brekele tiba-tiba datang ke Bawaslu hanya untuk menanyakan niatnya itu.

"Saya mau buat striker yang akan dipasang di angkot. Desainnya dan tulisannya ini saya bawa," kata Brekele.

Baca juga: Massa Deklarasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru Teriak Ganti Presiden dengan Prabowo

Dalam kertas HVS yang diajukan Brekele, tertulis dukungan terhadap calon presiden Joko Widodo. Pada kertas itu tercantum kalimat " Jokowi Pilihanku, #2019 JokowiTetapPresiden dan #2023GantiPresiden".

Brekele mengaku sudah 15 tahun menjadi sopir angkot dan semua orang mengenalnya. Dia sengaja melapor ke kantor Bawaslu terlebih dahulu agar uang ratusan ribu untuk mencetak stikernya nanti tidak sia-sia.

"Ini mau pakai uang saya. Takutnya nanti setelah dibuat, lalu dirobek lagi kan rugi," ujarnya.

Baca juga: Fakta Penolakan #2019GantiPresiden, Ini Kisah Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet, dan Neno Warisman

Setelah berkoordinasi dengan Bawaslu, Brekele pun pulang dengan mengendarai angkot miliknya. Dia menunda niatnya untuk membuat stiker karena belum adanya izin.

Ketua Bawaslu Pangkal Pinang Ida Kumala mengatakan, kampanye dukungan terhadap calon presiden baru bisa dimulai 23 September 2018.

"Sabar dulu sampai 23 September, nanti ada aturan kampanye dari KPU silakan saja," kata Ida.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

Regional
Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Regional
Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk 'Video Game'

Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk "Video Game"

Internasional
Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Regional
Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku 'Paradoks Indonesia' Versi Braile

Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku "Paradoks Indonesia" Versi Braile

Nasional
'Ngamuk' dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

"Ngamuk" dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

Internasional
Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Nasional
Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Internasional
Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Nasional
Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Megapolitan
PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

Nasional
Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Internasional
Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus 'Vlog Idiot'

Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus "Vlog Idiot"

Regional
Pembunuh Sopir Taksi 'Online' di Tangerang adalah Kakak Beradik

Pembunuh Sopir Taksi "Online" di Tangerang adalah Kakak Beradik

Megapolitan
Sekjen PSI: Laporan terhadap Grace Natalie Tak Masuk Akal

Sekjen PSI: Laporan terhadap Grace Natalie Tak Masuk Akal

Nasional

Close Ads X