Buntut Karhutla dan Kabut Asap di Pontianak, Polda Kalbar Tetapkan 27 Tersangka

Kompas.com - 28/08/2018, 09:00 WIB
Salah satu sudut Kota Pontianak yang terpapar kabut asap akibat kebakaran lahan gambut (20/8/2018). KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANSalah satu sudut Kota Pontianak yang terpapar kabut asap akibat kebakaran lahan gambut (20/8/2018).

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menetapkan 27 orang sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalbar.

Dari 27 tersangka tersebut, 14 diantaranya ditahan, 11 tidak ditahan, sedangkan 2 orang lainnya turut menjadi korban meninggal dunia.

Hingga 26 Agustus 2018, jumlah kasus yang ditangani Polda Kalbar sebanyak 20 laporan polisi terkait karhutla.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono mengatakan pihaknya tidak main-main atas penegakkan hukum dalam menangani kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalbar.

Baca juga: Polisi: Tidak Ada Izin untuk Deklarasi 2019 Ganti Presiden di Pontianak

Hal tersebut dibuktikan dengan bertambahnya tersangka pembakar lahan yang di proses hukum.

“Kami mengawasi 14 kabupaten/kota dengan luas wilayah 147.307 kilometer persegi, dimana 1,68 juta hektare diantaranya adalah lahan gambut dan sisanya lahan mineral,” ujar Didi, Senin (27/8/2018).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Didi menambahkan, lahan gambut yang terbakar sangat susah dipadamkan, apalagi pada saat di tengah kemarau panjang seperti saat ini.

Sejauh ini, sebut Didi, Polda Kalbar sudah melakukan berbagai upaya pencegahan dini terkait karhutla, diantaranya adalah dengan melakukan pendekatan berupa sosialisasi langsung pada masyarakat.

"Melalui Binmas Polres hingga Polsek yang ada di Kalimantan Barat juga dikerahkan guna sosialisasi di lapangan," ujarnya.

Baca juga: Jarak Pandang 500 Meter di Pontianak, Pesawat Garuda Terbang Kembali ke Cengkareng

Polda Kalbar juga sudah melakukan dua operasi untuk pencegahan tersebut.Selain penindakan dan penegakan hukum, juga melakukan kegiatan preemtif dan preventif.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X