Kapolresta Pekanbaru: Neno Warisman Dipulangkan karena Alasan Keamanan

Kompas.com - 26/08/2018, 13:28 WIB
Polda Riau dan Polresta Pekanbaru mengadakan konferensi pers terkait penghadangan hingga kepulangan Neno Warisman dari Pekanbaru, Riau, Minggu (26/8/2018). Kompas.com/Idon TanjungPolda Riau dan Polresta Pekanbaru mengadakan konferensi pers terkait penghadangan hingga kepulangan Neno Warisman dari Pekanbaru, Riau, Minggu (26/8/2018).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto menyampaikan bahwa kepulangan tokoh penggerak #2019GantiPresiden, Neno Warisman, dari Pekan Baru, Riau, murni karena alasan keamanan.

Kepolisian mempertimbangkan keamanan setelah adanya kubu pro dan kontra.

Hal itu disampaikan Kaolresta saat jumpa pers, Minggu (26/8/2018).

"Kita melihat perkembangan situasi di lapangan, ada massa pro dan kontra dengan kegiatan deklarasi (#2019GantiPresiden). Jadi kita mempertimbangkan keselamatan seluruh pihak. Sehingga Ibu Neno tidak bisa melanjutkan perjalanan, karena massa pro dan kontra mempunyai potensi yang sangat tinggi atas keselamatan," ucap Santo pada wartawan.


Baca juga: Neno Warisman Kembali ke Jakarta Setelah Dihadang Sejumlah Massa di Pekanbaru

Oleh karena itu, sambung dia, kepolisian bekoordinasi dengan pihak Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru untuk kepulangan Neno Warisman ke Jakarta.

Kemudian, lanjut Susanto, terkait penyelenggaraan kegiatan, dalam hal ini deklarasi #2019GantiPresiden, harus ada surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian.

"Yang diperlukan adalah surat pemberitahuan. Dari surat pemberitahuan itu, Polresta akan membuat rekomendasi ke Polda Riau sesuai dengan PP nomor 60 tahun 2017. Selanjutnya Polda akan membuat surat tanda terima," terang Santo.

"Kalau surat pemberitahuan tidak ada, aturan dan ketentuan yang kita gunakan," tambahnya.

Baca juga: Ribut dengan Polisi, Pengacara Neno Warisman Diamankan

Terkait surat pemberitahuan kegiatan deklarasi #2019GantiPresiden, Santo menyatakan bahwa pihak panitia telah mencabut surat pemberitahuan tersebut.

"Sebelumnya ada dua ormas yang memberikan surat pemberitahuan mengenai kegiatan deklarasi yang akan dilaksanakan pada hari ini. Tapi seluruh surat pemberitahuan itu sudah dicabut," kata Santo.

Oleh karena itu, apabila kegiatan deklarasi #2019GantiPresiden tetap dilakukan, sambung dia, berarti tidak ada surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Regional
Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Regional
Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Regional
Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Regional
Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Regional
Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Regional
Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Regional
Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Regional
Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Regional
Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Regional
Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Regional
Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X