Cerita Gubernur Babel Menunaikan Ibadah Haji Bersama AHY

Kompas.com - 24/08/2018, 17:12 WIB
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Ustadz Yusuf Mansur dan Agus Harimurti Yudhoyono seusai melaksanakan wukuf di Padang Arafah, Arab Saudi. istimewaGubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Ustadz Yusuf Mansur dan Agus Harimurti Yudhoyono seusai melaksanakan wukuf di Padang Arafah, Arab Saudi.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Selama musim haji, bukan perkara mudah mendapatkan tempat untuk Shalat Jumat di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi.

Jutaan umat muslim dari berbagai penjuru dunia harus rela berdesakkan demi mendapatkan tempat terbaik.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengisahkan, rombongannya sudah masuk ke Masjidil Haram pukul 08.45, sementara shalat Jumat baru dimulai pukul 12.34 waktu setempat.

“Pada jam 9 pun sudah penuh sesak. Semua berjuang untuk dapat Shalat Jumat di (dalam) masjid,” kata Erzaldi kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon pintar sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat (24/8/2018).

Erzaldi mengungkapkan, pengalaman selama di Tanah Suci tidak dirasakan sendiri. Dalam rombongan haji, turut bergabung putra Presiden ke-6 Soesilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) dan istrinya, Annisa Pohan. Sementara Erzaldi ditemani istrinya, Melati.

“Kami satu rombongan dan satu maktab. (Saat bertemu) kami ngobrol biasa saja dan silaturahmi. Sehari sebelumnya sehabis zuhur juga bertemu ustaz Yusuf Mansur dan bersama-sama AHY juga makan siang bersama,” ujar Erzaldi.

Baca juga: Seorang Haji Asal Batam Hilang saat Wukuf di Armina

Menurut Erzaldi, cuaca Mekkah hingga Jumat waktu setempat berkisar 47 derajat celcius. Pada malam sebelumnya, dengan kondisi cuaca yang sedikit sejuk, rombongan jemaah haji telah menyelesaikan tahapan puncak, wukuf di Padang Arafah, serta melempar jumrah.

Pertemuan dengan elite partai dan pemuka agama di Tanah Suci, kata Erzaldi, sebagai sesuatu yang kebetulan. Ia pun berharap selalu tercipta kerukunan, meskipun adanya perbedaan pandangan dalam berpolitik.

“Selain doa (harapan) untuk pribadi dan keluarga, tentunya doa untuk masyarakat Babel agar lebih maju dan sejahtera, kuat menghadapi tantangan dan cobaan. Serta doa untuk NKRI agar terus berjaya, aman dan rukun, lebih bertakwa masyarakatnya,” ucap Erzaldi.

Baca juga: Pengais Bunga Kamboja Itu Akhirnya Berangkat Haji...

Kompas TV Saat ini jemaah haji Indonesia telah menjalani prosesi ibadah haji dan lebih lengkap soal kondisi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Regional
Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Regional
Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Regional
Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Regional
Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Regional
Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Regional
'Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang'

"Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang"

Regional
Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Regional
Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Regional
KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

Regional
Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Regional
Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Regional
Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang 'Om, Maaf ya Om'

Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang "Om, Maaf ya Om"

Regional
Temui Mahasiswa UGM yang Camping di Kampus, Rektor UGM: Sudah Selesai

Temui Mahasiswa UGM yang Camping di Kampus, Rektor UGM: Sudah Selesai

Regional
Kondisi Mengenaskan Balita yang Dianiaya, Kelamin Bengkak dan Perut Mengeras

Kondisi Mengenaskan Balita yang Dianiaya, Kelamin Bengkak dan Perut Mengeras

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X