Kompas.com - 24/08/2018, 14:41 WIB
Ilustrasi penculikan. ShutterstockIlustrasi penculikan.

KARAWANG, KOMPAS.com - Sebuah video pelaku penculikan anak di Karawang sempat viral di media sosial Facebook.

Pria (pelaku penculikan) itu, Joni (48), kini harus mendekam di balik jeruji besi akibat ulahnya.

Video itu tersebar di grup-grup Facebook. Salah satunya di grup Karawang Info yang diunggah Ridwan Barkowi.

Dalam video tersebut, warga nampak tengah mengerumuni seorang lelaki yang menjadi bulan-bulanan warga.

Baca juga: Yusril: PBB Lebih Sreg Dukung Pasangan yang Ada Ulamanya

 

Video ini telah dibagikan sebanyak 550 kali, disukai 1.378 orang, dan mendapat 263 komentar.

Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Maradona Armin Mappaseng, mengungkapkan kronologi penangkapan pria bernama Joni, warga Desa Kertonatan, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah tersebut. 

Maradona mengatakan, saat itu, 12 Agustus 2018, SS dan A, berada di Dusun Sirnagalih, RT 004 RW 001, Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang.

Kemudian, Joni datang mengaku dari counter handphone dan tengah mencari kediaman Aji Fadil.

"Joni mengaku mau mengantarkan hp (Fadil) yang sudah diservis oleh dia," ujar Maradona.

Joni, kata Maradona, meminta kedua anak tersebut mengantarkannya ke rumah Aji Fadil.

Kepada SS dan A, Joni mengatakan, jika alamat yang dicari tidak ditemukan, telepon seluler tersebut akan diberikan kepada keduanya.

Baca juga: Begini Awal Mula Terbongkarnya Misteri Penculikan Hasni Selama 15 Tahun

Namun, oleh pelaku, SS dan A kemudian dibawa ke Karawang Industrial International City (KIIC).

"Anak tersebut sempat menjerit, tetapi karena diancam akan diikat, akhirnya diam karena ketakutan," tambahnya.

Maradona mengatakan, Joni kemudian membawa keduanya makan bakso di Badami, Karawang Barat. Setelah itu, SS diajak muter-muter di kawasan Galuh Mas, Karawang.

Namun, saat dalam perjalanan, pelaku berpapasan dengan warga yang kebetulan sedang mencari anak tersebut.

"Warga kemudian mengamankan pelaku," bebernya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu motor Kawasaki dan satu buah ponsel.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Joni dijerat pasal 83 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan PERPPU Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang Jo Pasal 332 KUHPidana.

Kompas TV Bocah berusia 4 tahun itu diculik saat sedang bermain di halaman rumah mereka pada hari Senin, 28 Mei lalu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X