Kompas.com - 24/08/2018, 06:16 WIB

SOLO, KOMPAS.com — Kapolresta Surakarta Kombes Ribut Hari Wibowo menegaskan pihaknya serius menangani kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan warga Karanganyar, IA (40), terhadap pengendara motor Honda Beat AD 5435 OH, Eko Prasetio (28).

IA yang juga pemilik mobil sedan Mercedez Benz hitam AD 888 QQ itu diduga menabrak korban hingga tewas di lokasi Jalan KS Tubuh, tepat di timur Mapolresta Surakarta, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Rabu (22/8/2018) siang.

"Kasus ini sudah kami tangani secara profesional, transparan, dan akuntabel," ujar Ribut dalam rilis kasus dugaan pembunuhan di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Kamis (23/8/2018) malam.

Baca juga: Kasus Pemilik Mercy Tabrak Pemotor hingga Tewas, Polisi Periksa 9 Saksi

Tersangka dijerat Pasal 338 dan atau Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Ribut mengatakan, penanganan kasus dugaan pembunuhan yang telah ditanganinya itu juga dibantu tim gabungan dari Polda Jateng.

"Kasus ini juga di-backup oleh Ditreskrimum Polda Jateng, Dit Intelkam, Propam, Irwasda, yang pada Jumat pagi melakukan olah TKP bersama Gakkum Ditlantas Polda Jateng bersama Tim Inafis. Kami juga mengundang Tim Labfor Polda Jateng untuk memastikan kasus ini ditangani secara profesional dan terbuka," ujar Ribut.

Pihaknya meminta masyarakat untuk memercayakan penanganan kasus ini kepada kepolisian. Pun demikian, masyarakat diimbau tidak menyebarkan isu-isu yang bisa mengganggu keamananan dan ketertiban serta stabilitas di Solo.

Baca juga: Cerita Warga Saat Mengejar Pemilik Mercy yang Tabrak Pemotor hingga Tewas

"Jangan sampai kasus ini dipolitisir sehingga menjurus ke arah SARA, perpecahan di wilayah Solo," ujarnya.

Ditemui secara terpisah, orangtua korban, Suharto, menyerahkan sepenuhnya kasus yang menimpa anaknya kepada kepolisian. Ia meminta agar kasus tersebut tidak dipolitisasi sehingga dapat memperkeruh suasana.

"Kami memercayakan musibah yang menimpa anak kami kepada Polresta Surakarta. Jangan dipolitisir dengan hal yang tidak kami inginkan. Yang kami inginkan arwah anak kami tenang," kata Suharto.

Pihaknya yakin kepolisian dapat menangani kasus yang menimpa anaknya itu secara transparan.

"Kami mohon sekali lagi jangan dipolitisir. Biarkan anak kami tenang di sana. Kami sudah ikhlas dan sudah memercayakan kasus ini kepada Polresta Surakarta," tutupnya.

Kompas TV Sang pengemudi diketahui menerabas aturan ganjil genap di sekitar Bundaran Hotel Indonesia.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Regional
Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Regional
Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Regional
Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Regional
Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.