Muslim Singapura Sumbang Ribuan Hewan Kurban untuk Warga Kulon Progo

Kompas.com - 23/08/2018, 22:06 WIB
Komunitas muslim di Singapura berkurban ribuan ekor kambing untuk warga di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada hari raya Idul Adha, Jumat (1/9/2017).? Sebanyak 1332 ekor kambing tersebut diserahterimakan di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Desa Ngroto, Kecamatan Gubug, Grobogan.? KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTOKomunitas muslim di Singapura berkurban ribuan ekor kambing untuk warga di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada hari raya Idul Adha, Jumat (1/9/2017).? Sebanyak 1332 ekor kambing tersebut diserahterimakan di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Desa Ngroto, Kecamatan Gubug, Grobogan.?

KULON PROGO, KOMPAS.com - Masyarakat muslim di Singapura turut memberikan kurban bagi warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada hari raya Idul Adha, Rabu (23/8/2018) lalu. Mereka memberi ribuan domba maupun kambing.

"Dua perusahaan di Kecamatan Samigaluh yang mengelola pengadaan hewan kurban dari Singapura, yakni domba dan kambing," kata Rinanti, Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit, Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Pangan di Kulon Progo, Kamis (23/8/2018).

Dua perusahaan yang bergerak di bidang peternakan ini berada di Dusun Trayu, Desa Ngargosari, Samigaluh. Keduanya, CV Rajendra Farm dan PT Atawasul Insani, mengadakan ribuan domba dan kambing. Hewan itu mulai disembelih sejak hari raya Rabu kemarin hingga 3 hari ke depan.

"Sebanyak 900 dari Rajendra dan 400 dari Insani," kata Rinanti.


Baca juga: Hewan Kurban di Batam Banyak Alami Pneumonia dan Cacing Hati

Hewan kurban kemudian dibagikan bagi warga yang membutuhkan di banyak kecamatan Kulon Progo dan sekitarnya, juga hingga kabupaten lain di DIY seperti Bantul, Gunung Kidul, Sleman. Bahkan daging kurban akan didistribusi sampai Purworejo hingga Magelang. Kurban dibagikan baik dalam bentuk daging potong maupun hewan.

Berkurban merupakan tradisi di kalangan masyarakat muslim, juga dilakukan mereka yang berada di Singapura. Aturan ketat terkait penyembelihan hewan di negeri singa ini membuat mereka melaksanakan kurban di negara lain, termasuk Indonesia.

Mereka mengumpulkan dana, menyerahkannya pada perusahaan atau lembaga yang mengurusi kurban, lantas perusahaan atau lembaga itu bekerja sama dengan pedagang lokal di Indonesia untuk mengadakan hewan kurban. Di sana, hewan disembelih, lantas dibagikan kepada warga membutuhkan.

Bambang Wijono dari Rajendra Farm mengatakan, pihaknya sudah belasan tahun dipercaya untuk mengelola kurban masyarakat muslim Singapura ini. Rata-rata, kata Bambang, Rajendra mengadakan sekitar 1.500 domba setiap tahun.

Baca juga: Ramai-ramai Warga Bersihkan Jeroan Hewan Kurban di Sungai Kulon Progo

Kali ini, Rajendra akan mengadakan lebih banyak lagi, yakni sampai 1800 domba dengan nilai Rp 2.000.000-2.500.000 per ekor. Sebanyak 500 ekor di antaranya dikirim sebagai kurban bagi warga korban gempa di Pulau Lombok. "Hari ini dilepas oleh Kanjeng Ratu," kata Bambang.

Bambang mengatakan, peternak lokal Kulon Progo dan sekitarnya dan warga Singapura sama-sama diuntungkan. Peternak bakal panen karena ternak mereka laris dibeli. Sementara warga Singapura dimudahkan dalam beribadah.

"Masyarakat sangat terbantu karena kambing beli dari Kulon Progo, dipelihara di sini, pakan di sini, potong di sini," kata Bambang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Menghilang' 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

"Menghilang" 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

Regional
Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

Regional
Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Regional
Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Regional
Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Regional
Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Regional
60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X