Defisit Rp 1 Triliun, Pemprov Riau Akui Sulit Bantu Lombok

Kompas.com - 23/08/2018, 19:45 WIB
Ilustrasi rupiah. THINKSTOCKS/FITRIYANTOANDIIlustrasi rupiah.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengaku mengalami defisit anggaran hingga Rp 1 triliun sehingga sulit untuk membantu korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Pemprov Riau Ahmad Hijazi di Pekanbaru, Kamis (23/8/2018).

"Ini bukan mau tidak mau, patut tidak patut, solid tidak solid, dan loyal atau tidak loyal. Masalahnya kita kesulitan keuangan akibat tinda salur," kata dia, seperti dikutip dari Antara.

Dia mengungkapkan, bahwa dalam hitungannya tahun 2017 saja ada total Rp 360 miliar dana perimbangan yang mestinya diterima tahun ini.

Baca juga: Ini Alasan Mendagri Minta Pemda Se-Indonesia Bantu Korban Gempa Lombok

Kemudian ada juga "windfall" harga minyak dunia yang naik dari 45 dollar AS menjadi 70 dollar AS per barel yang tidak bisa diterima tahun ini karena tidak ada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2018.

Meski begitu, menurutnya, Provinsi Riau tetap memerhatikan korban terdampak gempa Lombok.

Oleh karena itu, pihaknya masih mengupayakan cara lain serta melakukan konsultasi dengan kementerian dalam negeri soal bantuan keuangan tersebut.

"Kita menghargai arahan pemerintah pusat tapi kita harus jelaskan juga kondisi kita, kalaulah uang kita disalurkan tahun ini tentu kita bisa. Kalau tak disalurkan uang apa yang mau kita beri dalam bantuan keuangan," ujarnya.

Ahmad mengatakan, Pemprov Riau berencana memberi bantuan non-keuangan seperti obat-obatan dan sebagainya melalui Dinas Kesehatan. 

Baca juga: Kirim Bantuan ke Lombok, Rombongan Pemda DIY ikut Merasakan Gempa

"Nanti kita koordinasikan juga dengan organisasi perangkat daerah yang ada dan pemangku kepentingan terkait. Sudah ada juga unsur-unsur masyarakat yang bergerak, sudah ada juga posko-posko, ingin minta fasilitas posko silahkan," ungkapnya.

Sebelumnya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengirimkan surat ke pemerintah daerah tertanggal 20 Agustus.

Surat itu ditujukan kepada pemerintah perihal bantuan keuangan untuk Pemerintah Provinsi NTB dalam rangka penanganan masyarakat terdampak bencana alam.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

38 Warga Keracunan usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

38 Warga Keracunan usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

Regional
Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Regional
Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Regional
Saat Karya Imelda Adams Seniman Asal Cilegon Tampil di Akun Resmi Instagram

Saat Karya Imelda Adams Seniman Asal Cilegon Tampil di Akun Resmi Instagram

Regional
Dihantam Kereta dan Terseret 30 Meter, Honda Jazz Ringsek, Sopir Lecet-lecet

Dihantam Kereta dan Terseret 30 Meter, Honda Jazz Ringsek, Sopir Lecet-lecet

Regional
Tenaga Medis Covid-19 Diintimidasi hingga Trauma, Ganjar: Siapa yang Mengancam?

Tenaga Medis Covid-19 Diintimidasi hingga Trauma, Ganjar: Siapa yang Mengancam?

Regional
Buntut Rencana Diskusi CLS UGM, Penyelenggara dan Narasumber Mendapat Teror dan Ancaman Pembunuhan

Buntut Rencana Diskusi CLS UGM, Penyelenggara dan Narasumber Mendapat Teror dan Ancaman Pembunuhan

Regional
Diduga Unggah Gambar Mirip Logo PKI di Instagram, Seorang Pria di Jambi Ditangkap Polisi

Diduga Unggah Gambar Mirip Logo PKI di Instagram, Seorang Pria di Jambi Ditangkap Polisi

Regional
Detik-detik Honda Jazz Tertabrak Kereta Api di Grobogan, Pengemudi Selamat meski Mobil Ringsek

Detik-detik Honda Jazz Tertabrak Kereta Api di Grobogan, Pengemudi Selamat meski Mobil Ringsek

Regional
BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 17, Terbanyak dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Pasien Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 17, Terbanyak dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Regional
Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Regional
Pemprov Sulsel Klaim 12 Kabupaten Sudah Aman dari Covid-19

Pemprov Sulsel Klaim 12 Kabupaten Sudah Aman dari Covid-19

Regional
Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X