Butuh Biaya Pernikahan, Pemuda di Jombang Tega Habisi Nyawa Temannya

Kompas.com - 23/08/2018, 19:18 WIB
Kompas TV Seorang perempuan paruh baya tewas ditangan anak tirinya sendiri

"Tersangka saat itu juga butuh biaya untuk rapak (kegiatan pra nikah di KUA). Karena bingung mencari biaya, tersangka merencanakan aksi (pembunuhan) ini," beber AKP Gatot.

AKP Gatot Setyo Budi mengungkapkan, pembunuhan terhadap Junaidi, direncanakan MS sejak Jum'at malam.

Pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00 WIB, tersangka menjemput korban ke rumahnya menggunakan motor pinjaman.

Baca juga: Adu Mulut dan Kejar-kejaran Terjadi Sebelum Pemilik Mercy Tabrak Pemotor hingga Tewas

Selanjutnya, Junaidi diajak MS untuk mengembalikan motor yang dipinjam dari kerabatnya tersebut.

Dibonceng oleh Junaidi, mereka kemudian pergi bersama menuju ke area pemakaman di Desa Sukosari, Jogoroto.

Di lokasi pemakaman, tersangka menjalankan aksinya menghabisi nyawa korban. Setelah korbannya meninggal dunia, tersangka membawa motor matic dan telepon seluler milik korban.

Ponsel milik Junaidi dijual oleh MS seharga Rp 500.000, sedangkan motor matic digadaikan dengan harga Rp 1,5 juta. Sejak Minggu malam, MS mendekam di tahanan Mapolres Jombang.

"Tersangka dikenakan pidana pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukumannya, hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara 20 tahun," kata AKP Gatot Setyo Budi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X