Cerita Warga Saat Mengejar Pemilik Mercy yang Tabrak Pemotor hingga Tewas

Kompas.com - 23/08/2018, 15:20 WIB
Anggota kepolisian olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan di Jalan KS Tubun, Manahan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/8/2018).KOMPAS.com/Labib Zamani Anggota kepolisian olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan di Jalan KS Tubun, Manahan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/8/2018).

SOLO, KOMPAS.com - Warga sempat mengejar pengemudi mobil sedan jenis Mercedez Benz hitam AD 888 QQ, IA (40), yang menabrak pengendara motor Honda Beat AD 5435 OH, Eko Prasetio (28) hingga tewas.

Korban ditabrak di Jalan KS Tubun, Manahan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/8/2018) siang.

Setelah menabrak korban, pengemudi mercy tancap gas ke arah utara. Warga yang melihat kejadian itu kemudian mengejar mercy yang melarikan diri.

Sekitar 300 meter dari lokasi kejadian mercy sudah menepi. Tiga orang pria berbadan besar berada di dekat mercy meminta warga dan ojek online yang mendekat untuk meninggalkan lokasi.


Baca juga: Adu Mulut dan Kejar-kejaran Terjadi Sebelum Pemilik Mercy Tabrak Pemotor hingga Tewas

"Sudah.. sudah.. Bubar! Bubar!," kata Adi, menirukan ucapan salah seorang pria berbadan besar kepada Kompas.com, Kamis (23/8/2018).

Mendengar bentakan dari salah seorang pria berbadan besar di dekat mercy, warga dan ojek online kemudian balik kanan meninggalkan lokasi.

Sementara pada saat mengejar pengemudi mercy, Adi berboncengan dengan seorang temannya bernama Herman. Dirinya pun meninggalkan lokasi karena tidak mau ambil risiko.

"Setelah dibentak (pria berbadan besar) warga yang berada di lokasi dekat mercy perlahan pergi meninggalkan lokasi," ucap dia.

Baca juga: Tabrak Pemotor hingga Tewas, Pemilik Sedan Mercy Jadi Tersangka Pembunuhan

Warga lainnya, Slamet Suharto mengungkapkan, setelah menabrak pengendara sepeda motor, bukannya berhenti pengemudi mercy tancap gas ke arah utara.

"Mobil itu tancap gas kencang warga yang melihat dan meneriaki pengemudi mobil supaya berhenti, tapi tidak dihiraukan," ungkap Slamet.

Melihat mercy melarikan diri, warga mengejar hingga di Jalan Menteri Supeno Manahan tepat di utara Aspol Polresta Surakarta. Mercy itu telah menepi di selatan jalan kawasan tersebut.

"Mobil sudah berhenti di sana. Tetapi warga malahan disuruh kembali karena orang-orangnya di mobil itu besar-besar semua. Ada tiga pria di dekat mobil mercy," pungkasnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X