171 Drum Sianida dan Puluhan Karung Zat Kimia di Pulau Buru Disita

Kompas.com - 23/08/2018, 14:27 WIB
Ratusan drum sianida dan puluhan karung karbon disita polisi dari sebuah rumah di kawasan Unit 18 Desa  Dobowae, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku, Selasa (21/8/2018). KOMPAS.com/Rahmat Rahman PattyRatusan drum sianida dan puluhan karung karbon disita polisi dari sebuah rumah di kawasan Unit 18 Desa Dobowae, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku, Selasa (21/8/2018).

AMBON, KOMPAS.com - Aparat gabungan TNI-Polri menyita 171 drum sianida dan ratusan karung zat berbahaya dari sebuah rumah di kawasan unit 18 Desa Dobowae, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku.

Ratusan drum ukuran kecil berisi sianida itu diduga kuat akan digunakan untuk pengelolaan emas di Gunung Botak.

Penyitaan ratusan drum sianida dan zat kimia lainnya dilakukan pada Selasa (21/8/2018).

Sehari sebelumnya, aparat Polres Pulau Buru menyita 300 zak bahan kimia bermerek Jin Chan di Pelabuhan Namlea.

Baca juga: Buntut Karnaval Anak Bawa Senjata Mainan, Kepala TK Kartika Dicopot

Kapolres Pulau Buru, AKBP Adityanto Budi Satrio yang dihubungi dari Ambon, Kamis (23/8/2018) mengatakan, bahan kimia berbahaya yang ditemukan berupa sianida sebanyak 171 drum berukuran kecil dan karbon sebanyak puluhan karung.

“Semua barang bukti telah diamankan di Kantor Polres Pulau Buru saat ini,” ujar Adityanto.

Dia menjelaskan, ratusan drum sianida dan karbon yang masuk ke Pulau Buru itu sebelumnya telah diamankan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Buru. Namun barang-barang berbahaya itu menghilang.

“Kemudian kita koordinasi dengan Kodim 1506 Namlea dan barangnya berhasil ditemukan di Unit 18,” ujarnya.

Menurut Adityanto, khusus ratusan zak bahan kimia bermerek Jin Chan merupakan orderan dari PT BPS, perusahan yang memiliki izin operasi penambangan di Pulau Buru. Sementara untuk sianida dan karbon saat ini masih diselidiki.

Baca juga: Adu Mulut dan Kejar-kejaran Terjadi Sebelum Pemilik Mercy Tabrak Pemotor hingga Tewas

“Untuk 300 zak bahan kimia bermerek Jin Chan itu orderan PT BPS, nanti akan ditindaklanjuti juga, kalau untuk sianida dan karbon itu pemiliknya masih ditelusuri,” ungkapnya.

Rencananya, sambung dia, tim Laboratorium Forensik (Ladfor) Makassar akan menyelidiki langsung temuan tersebut. Meski begitu, dari hasil pemeriksaan sementara, ratusan drum sianida dan karbon itu legal.

“Kalau sianida dan karbon yang ditemukan itu legal karena memiliki surat-surat perizinan lengkap. Itu didistribusi jelas melalui PPI, jadi kalau ada izin dari kementrian otomatis bisa disebut legal,” ungkapnya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Regional
Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Regional
Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Regional
Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Regional
Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Regional
Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Regional
Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Regional
6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

Regional
Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Regional
Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Regional
Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Regional
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Hujan Abu Tipis Terjadi di Boyolali

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Hujan Abu Tipis Terjadi di Boyolali

Regional
Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Dipicu Masalah Utang Piutang

Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Dipicu Masalah Utang Piutang

Regional
Gempa Magnitudo 5 Guncang Tenggara Cilacap, Terasa hingga Banjarnegara

Gempa Magnitudo 5 Guncang Tenggara Cilacap, Terasa hingga Banjarnegara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X