Kebakaran Lahan di Pontianak, Aktivitas Perkuliahan Terganggu

Kompas.com - 23/08/2018, 10:04 WIB
Kobaran api yang membakar lahan gambut yang berdekatan dengan pemukiman penduduk di Jalan Purnama II, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (20/8/2018) malam. KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWAN Kobaran api yang membakar lahan gambut yang berdekatan dengan pemukiman penduduk di Jalan Purnama II, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (20/8/2018) malam.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Mahasiswa Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, bahu-membahu membersihkan bagian belakang gedung kampus yang semakin dekat dengan lokasi kebakaran lahan.

Kebakaran lahan terjadi di Jalan Sepakat II, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (23/8/2018) pagi. Kebakaran di belakang kampus itu terjadi sejak Rabu (23/8/2018). 

Ketua Badan Pengelola Fakultas Farmasi, Nurmainah mengatakan, kebakaran di belakang gedung kampus tersebut sudah sempat dipadamkan pada Rabu kemarin.

Namun, karena jarak yang masih cukup jauh dari kampus serta tidak terjangkau selang dan sumber air, pemadaman dihentikan.

Baca juga: Kebakaran Lahan Dekati Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak

"Dari kemarin memang sudah dipadamkan. Nah itu memang kemarin sudah aman, namun masih ada beberapa titik yang tidak terjangkau selang dan air," ujar Nurmainah, Kamis pagi.

"Karena kemarin pun jauh dari gedung, mereka (petugas damkar) yang padamkan tadi malam pun pulang. Tapi dapat kabar tadi subuh membesar lagi, dan hampir mendekati gedung," tambahnya.

Bahkan, jarak lahan yang terbakar dengan gedung kampus hanya berkisar 20 meter. Saat ini proses pemadaman terus dilakukan di lokasi tersebut.

Pantauan Kompas.com di lapangan, petugas gabungan masih terus berjibaku berupaya memblokade jalur api supaya tidak merembet.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan di Pontianak

"Sampai sekarang masih proses pemadaman dan sedikit mengganggu aktivitas perkuliahan. Jadi kita gerakkan mahasiswa untuk membersihkan lahan yang belum terbakar, supaya tidak merembet ke gedung kampus," pungkas Nurmainah.


Terkini Lainnya

Gunung Agung Erupsi, Lontaran Abu Vulkanik hingga 3.000 Meter ke Segala Arah

Gunung Agung Erupsi, Lontaran Abu Vulkanik hingga 3.000 Meter ke Segala Arah

Regional
Jubir BPN Pastikan Prabowo Tak Agendakan Bertemu Luhut

Jubir BPN Pastikan Prabowo Tak Agendakan Bertemu Luhut

Nasional
Korban Tewas Capai 207 Orang, Ini 4 Hal Soal Teror di Sri Lanka

Korban Tewas Capai 207 Orang, Ini 4 Hal Soal Teror di Sri Lanka

Internasional
Alasan Pengunduran Diri Tak Lazim, Mendagri Akan Panggil Bupati Mandailing Natal

Alasan Pengunduran Diri Tak Lazim, Mendagri Akan Panggil Bupati Mandailing Natal

Regional
KPU Putuskan 9 TPS di Jatim Pemungutan Suara Ulang

KPU Putuskan 9 TPS di Jatim Pemungutan Suara Ulang

Regional
PMII Sebut Politik Uang Marak di Tasikmalaya, Bawaslu Diminta Bertindak

PMII Sebut Politik Uang Marak di Tasikmalaya, Bawaslu Diminta Bertindak

Regional
Penasihat Hukum Sebut Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Tak Penuhi Syarat untuk Ditindaklanjuti

Penasihat Hukum Sebut Surat Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal Tak Penuhi Syarat untuk Ditindaklanjuti

Regional
200 Pasukan Brimob Polda Maluku Akan Dikirim ke Jakarta, Ada Apa?

200 Pasukan Brimob Polda Maluku Akan Dikirim ke Jakarta, Ada Apa?

Regional
Majelis Dzikir Hubbul Wathon Kecam Ledakan Bom Sri Lanka

Majelis Dzikir Hubbul Wathon Kecam Ledakan Bom Sri Lanka

Regional
Tangga yang Dilewati Yesus saat Menghadap Pilatus Kini Dibuka untuk Umum

Tangga yang Dilewati Yesus saat Menghadap Pilatus Kini Dibuka untuk Umum

Internasional
Untuk Pertama Kali, Seluruh SMP di Landak Kalbar Gelar UNBK

Untuk Pertama Kali, Seluruh SMP di Landak Kalbar Gelar UNBK

Nasional
Seorang Pemuda Tewas Dibacok Puluhan Orang Tidak Dikenal di Ciputat

Seorang Pemuda Tewas Dibacok Puluhan Orang Tidak Dikenal di Ciputat

Megapolitan
Bupati Mandailing Natal Ajukan Pengunduran Diri karena Kecewa Warganya Tak Pilih Jokowi

Bupati Mandailing Natal Ajukan Pengunduran Diri karena Kecewa Warganya Tak Pilih Jokowi

Regional
Meninggal, Bayi yang Dikubur Hidup-hidup oleh Ibunya di Purwakarta

Meninggal, Bayi yang Dikubur Hidup-hidup oleh Ibunya di Purwakarta

Regional
Sandiaga Mengaku Sudah Sehat, Lari Sore 5 Kilometer

Sandiaga Mengaku Sudah Sehat, Lari Sore 5 Kilometer

Nasional

Close Ads X