Sebanyak 664 Titik Panas Terpantau di Kalbar Hari Ini

Kompas.com - 22/08/2018, 22:01 WIB
Kebakaran lahan di Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (16/8/2018). Kompas.com/Idon TanjungKebakaran lahan di Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (16/8/2018).

PONTIANAK, KOMPAS.com - Jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) kembali meningkat.

Berdasarkan pembaruan pemantauan titik panas dari satelit pengolahan data Lapan (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) pada Rabu (22/8/2018) mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB yang dirilis BMKG (Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika) terpantau sebanyak 664 hotspot di wilayah Kalbar.

Sehari sebelumnya jumlah titik api sempat menurun drastis hingga tersisa 26 titik yang terpantau satelit.

Prakirawan BMKG Supadio Sutikno mengatakan, kondisi cuaca hari ini di wilayah Kalimantan Barat umumnya berawan.

"Untuk sebagian wilayah terjadi hujan dengan intensitas ringan-sedang, antara lain disebagian wilayah Kabupaten Sambas, Bengkayang, Sanggau, Sekadau dan Ketapang," kata Sutikno, Rabu malam.

Baca juga: 5 Fakta Kebakaran Lahan di Kalbar, dari Pasokan Air Kurang hingga Kualitas Udara Memburuk

Ia menambahkan, peringatan dini cuaca untuk satu hingga dua hari ke depan, yaitu tanggal 22-24 Agustus 2018, secara umum cuaca diprakirakan berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang disertai guntur atau petir yang sifatnya tidak merata.

"Masih perlu diwaspadai rendahnya potensi hujan dan meningkatnya suhu udara yang dapat memicu potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan yang berdampak pada munculnya asap," kata Sutikno.

Hingga saat ini, upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat terus dilakukan.

Para petugas gabungan dari Pemadam Kebakaran Swasta, TNI, Polri, BPBD dan sejumlah relawan lainnya terus berjibaku dengan kobaran api yang sudah sejak sebulan terakhir menyebabkan kabut asap di Pontianak.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG Sebut Angin Jadi Penyebab Kabut Asap Ekstrem di Palembang

BMKG Sebut Angin Jadi Penyebab Kabut Asap Ekstrem di Palembang

Regional
Kurikulum Pengelolaan Sampah Siap Diterapkan di Semua PAUD Karawang

Kurikulum Pengelolaan Sampah Siap Diterapkan di Semua PAUD Karawang

Regional
2 Teroris Ditangkap di Bali, Polisi Tingkatkan Keamanan di Bandara hingga Pusat Pariwisata

2 Teroris Ditangkap di Bali, Polisi Tingkatkan Keamanan di Bandara hingga Pusat Pariwisata

Regional
Bongkar Markas Diduga Milik KNPB, Polisi Temukan Ratusan Anak Panah dan Senapan Angin

Bongkar Markas Diduga Milik KNPB, Polisi Temukan Ratusan Anak Panah dan Senapan Angin

Regional
Video Saat Karaoke di Ruang Kerja Viral, Ini Tanggapan Bupati Malang

Video Saat Karaoke di Ruang Kerja Viral, Ini Tanggapan Bupati Malang

Regional
Ucapan Syukur Mbah Mitun Melihat Gubuknya yang Reyot Diperbaiki

Ucapan Syukur Mbah Mitun Melihat Gubuknya yang Reyot Diperbaiki

Regional
Babi Hutan Merusak 30 Hektar Lahan Warga di Ciamis

Babi Hutan Merusak 30 Hektar Lahan Warga di Ciamis

Regional
90 Persen Kasus Bunuh Diri akibat Depresi, Pahami Ciri-cirinya

90 Persen Kasus Bunuh Diri akibat Depresi, Pahami Ciri-cirinya

Regional
Fakta Nikah dengan Biaya Murah, Rio dan Karin Buat Cincin Kawin dari Batu Meteorit dengan Biaya Rp 500.000

Fakta Nikah dengan Biaya Murah, Rio dan Karin Buat Cincin Kawin dari Batu Meteorit dengan Biaya Rp 500.000

Regional
Palembang Diselimuti Kabut Asap Ekstrem, Alat Pemantau Kualitas Udara Mendadak Rusak

Palembang Diselimuti Kabut Asap Ekstrem, Alat Pemantau Kualitas Udara Mendadak Rusak

Regional
Angka Bunuh Diri Tinggi, Baru 9 Persen Penderita Depresi Dapat Pengobatan Medis

Angka Bunuh Diri Tinggi, Baru 9 Persen Penderita Depresi Dapat Pengobatan Medis

Regional
Buntut Kebakaran SPBU di Bukittinggi, Polisi Amankan Seorang Sopir

Buntut Kebakaran SPBU di Bukittinggi, Polisi Amankan Seorang Sopir

Regional
Jasad Bayi Ditemukan Dalam Kardus di Pinggir Jalan, Baru Berusia 4 Hari

Jasad Bayi Ditemukan Dalam Kardus di Pinggir Jalan, Baru Berusia 4 Hari

Regional
Seorang Pekerja Tersengat Listrik PLN, Tergantung 2 Jam di Atas Papan Reklame

Seorang Pekerja Tersengat Listrik PLN, Tergantung 2 Jam di Atas Papan Reklame

Regional
Cerita di Balik Polwan NOS Dipecat karena Terpapar Radikalisme, Diduga Sebagai 'Calon Pengantin' Bom Bunuh Diri

Cerita di Balik Polwan NOS Dipecat karena Terpapar Radikalisme, Diduga Sebagai "Calon Pengantin" Bom Bunuh Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X