Padamkan Karhutla, Petugas Damkar Temukan Ular Piton Sepanjang 3 Meter

Kompas.com - 22/08/2018, 21:06 WIB
Ular piton yang ditemukan saat pemadaman kebakaran lahan di daerah Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (22/8/2018) Dok. NikkiUlar piton yang ditemukan saat pemadaman kebakaran lahan di daerah Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (22/8/2018)

PONTIANAK, KOMPAS.com - Petugas pemadam kebakaran menemukan ular piton sepanjang kurang lebih tiga meter saat berupaya memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di Kecamatan Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (22/8/2018) sore.

Ular tersebut ditemukan terjebak di lokasi lahan dan masih dalam keadaan hidup.

Salah satu petugas damkar swasta, Nikki mengatakan, awalnya petugas damkar swasta bersama anggota kepolisian dan relawan lingkungan hidup sedang berupaya memadamkan api yang berdekatan dengan pemukiman warga tersebut.

"Awalnya kami sedang bekerja menyemprot lahan yang terbakar tepar di komplek Mega Serdam. Di tengah-tengah penyemprotan, ada salah satu anggota polisi yang melihat ular piton di semak," ujar Nikki kepada Kompas.com, Rabu malam.

Baca juga: Sebabkan Kebakaran Lahan hingga 2 Hektar, Petani Ini Diciduk Polisi

Nikki menambahkan, secara spontan mereka yang tengah berjibaku dengan api pun kemudian bersama-sama mengamankan ular piton tersebut.

"Setelah mengamankan ular tersebut, kami kemudian lanjut bekerja kembali," kata Nikki.

Nikki mengatakan, saat ditemukan, ular tersebut tidak berada di sarangnya.

"Kemungkinan sarangnya sudah terbakar oleh kebakran lahan. Ular tersebut mencari tempat yang lebih aman," pungkasnya.

Hingga saat ini, upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat terus dilakukan.

Para petugas gabungan dari Pemadam Kebakaran Swasta, TNI, Polri, BPBD dan sejumlah relawan lainnya terus berjibaku dengan kobaran api yang sudah sejak sebulan terakhir menyebabkan kabut asap di Pontianak.

Berdasarkan pembaruan pemantauan titik panas (hotspot) dari satelit pengolahan data Lapan pada tanggal 22 Agustus 2018 mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB yang dirilis BMKG terpantau sebanyak 664 hotspot masih berada di wilayah Kalbar.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Regional
Cerita Warga Ber-Lebaran lewat 'Video Call', Kadang Kesal lantaran Hilang Sinyal

Cerita Warga Ber-Lebaran lewat "Video Call", Kadang Kesal lantaran Hilang Sinyal

Regional
Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil agar Berkeringat

Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil agar Berkeringat

Regional
Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Regional
Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Regional
Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Regional
Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Regional
Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Regional
Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Regional
Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Regional
Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Regional
Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Regional
Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X