5 Berita Terpopuler Nusantara, Barang dari Dalam Makam hingga Respons TGB soal Bencana Nasional

Kompas.com - 22/08/2018, 10:14 WIB
Konstruksi Jalan Tol Batang-Semarang. Jasa MargaKonstruksi Jalan Tol Batang-Semarang.

KOMPAS.com - Lima berita terpopuler nusantara pada hari Selasa (21/8/2018) dipimpin oleh kisah petugas relokasi makam di Jalan Tol Batang-Semarang. 

Disusul dengan pernyataan politik Fadel Muhammad tentang kondisi internal partai Golongan Karya pasca pemilihan Mar'uf Amin sebagai cawapres Jokowi.

Selain itu, perkembangan terbaru gempa di Lombok juga masih menjadi topik menarik bagi pembaca Kompas.com.

Berikut 5 berita paling banyak dibaca di Kompas.com pada hari Selasa:

 

1. Temukan gigi emas hingga tulang terbungkus kain kafan 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lokasi relokasi pemindahan makam yang terkena jalan tol Batang-Semarang, Senin (20/8/2018)KOMPAS.com/NAZAR NURDIN Lokasi relokasi pemindahan makam yang terkena jalan tol Batang-Semarang, Senin (20/8/2018)

Proses relokasi makam untuk proyek Jalan Tol Batang-Semarang di Kampung Klampis, Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, menyisakan banyak cerita.

Para pekerja menemukan gigi emas dan tulang belulang yang masih terbungkus kain kafan.

Relokasi ditargetkan selesai dalam 30 hari kerja. Makam seluas 5.300 meter persegi itu diketahui sudah berumur ratusan tahun dan ada sekitar 1.100-1.200 jenazah di dalamnya.

Baca berita selengkapnya di sini

 

2. Menteri Susi tenggelamkan 125 kapal pencuri ikan

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, naik kayak memantau laut Bitung di Kawasan Pelabuhan Perikanan Negara (Perikani) Bitung, Minggu (19/8/2018). 
TRIBUN MANADO/ANDREAS RUAUW Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, naik kayak memantau laut Bitung di Kawasan Pelabuhan Perikanan Negara (Perikani) Bitung, Minggu (19/8/2018).

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memimpin langsung penenggelaman 125 kapal pencuri ikan di 11 lokasi berbeda di Indonesia, Senin (20/8/2018). Secara simbolis, Susi memulai instruksi penenggelaman di Perairan Kema, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Dalam kesempatan itu, Susi mengkritik sejumlah pendapat tokoh yang menuding kebijakan penenggalaman kapal pencuri ikan hanya untuk pencitraan.

"Ini bukan hanya sekadar gaya-gayaan, tidak boleh, sebab itu amanah undang-undang dan setiap warga negara dan pejabatnya tidak perlu mempertanyakan," tegasnya.

Baca berita selengkapnya di sini

 

3. Internal Golkar pecah saat Ma'ruf Amin dipilih Jokowi

Presiden Jokowi di acara pembukaan Munaslub Golkar, Jakarta, Senin (18/12/2017)Kompas.com/YOGA SUKMANA Presiden Jokowi di acara pembukaan Munaslub Golkar, Jakarta, Senin (18/12/2017)

Fadel Muhammad menyayangkan munculnya nama Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019.

Menurut politisi Partai Golkar tersebut, pemilihan Ma'ruf Amin memicu perpecahan di internal Golkar. Sebab, Golkar selaku partai yang menyatakan dukungan kepada Jokowi sejak awal berharap bisa mendapatkan posisi cawapres.

Baca berita selengkapnya di sini

 

4. Status bencana nasional tidak penting

Salah satu dapur umum di Gunungsari, Lombok, yang membuat makanan untuk korban gempa di Lombok, Senin (20/8/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Salah satu dapur umum di Gunungsari, Lombok, yang membuat makanan untuk korban gempa di Lombok, Senin (20/8/2018).

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Tuan Guru Bajang M Zainul Majdi menyatakan bahwa penetapan status bencana gempa bumi di NTB menjadi bencana nasional tidak terlalu penting untuk saat ini.

Menurut TGB, kualitas penanganan bencana yang maksimal jutsru menjadi prioritas utama.

Hal ini disampaikan Gubernur dalam rapat terbatas bersama Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dalam rangka kunjungan kerja penanganan terhadap gempa NTB, Selasa (21/8/2018).

Baca selengkapnya di sini

 

5. ASN diharapkan tiru Jokowi

Ketua DPD Golkar Jawa Barat yang juga caleg DPR, Dedi Mulyadi.KOMPAS.com/ ISTIMEWA Ketua DPD Golkar Jawa Barat yang juga caleg DPR, Dedi Mulyadi.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak aparat sipil negara (ASN) untuk meniru gaya Presiden Joko Widodo dalam menyikapi pakem protokoler.

Kegiatan formal seperti Pidato Kenegaraan di gedung MPR dan upacara HUT RI ditampilkan dengan suasana berbeda. Presiden dan para tamu undangan kompak mengenakan pakaian adat. Menurut Dedi, hal ini merupakan ciri pemimpin kultural.

Baca berita selengkapnya di sini

 

Sumber: KOMPAS.com (Nazar Nurdin/Caroline Damanik/Andi Hartik/Karnia Septia/Irwan Nugraha)

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.