Sebabkan Kebakaran Lahan hingga 2 Hektar, Petani Ini Diciduk Polisi

Kompas.com - 21/08/2018, 23:10 WIB
Kebakaran lahan di Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (16/8/2018). Kompas.com/Idon TanjungKebakaran lahan di Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (16/8/2018).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Seorang petani berinisial SO (29), warga desa Bukit Timah, Kelurahan Bansal Aceh, Kecamatan Sei Sembilan, kota Dumai, Pekanbaru, Riau, diamankan polisi karena diduga membakar lahan yang mencapai 2 hektar.

Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan mengungkapkan, penangkapan terhadap DO (29) dilakukan oleh unit Reskrim Polsek Sungai Sembilan pada Jumat (19/8/2018), karena diduga melakukan kelalaian dengan melakukan pembakaran menyebabkan api meluas.

Menurutnya, saat itu petugas yang sedang berpatroli dikawasan Bukit Timah, melihat kepulan asap pekat yang terus membumbung ke udara diduga keluar dari lahan yang terbakar, Sejumlah Tim Satgas Karhutla berupaya memadamkan lahan yang diperkirakan mencapai 2 hektar.

Kebakaran tersebut terjadi sejak Kamis (16/8/2018), namun baru berhasil dipadamkan setelah 3 hari. Dua orang personel dari kepolisian sektor sungai sembilan melakukan penyelidikan dilokasi, serta berupaya mencari sumber titik api.

Baca juga: Atasi Karhutla, Lanud Supadio Siagakan Cassa 212 untuk Modifikasi Cuaca

Lanjut Restika, petugas kami saat itu menemukan seorang laki laki berinisial SO, seorang petani sawit sedang memadamkan api dilahan seluas 2 hektar yang sedang terbakar. Polisi menanyakan kepada SO penyebab dari kebakaran tersebut, SO pun mengakui telah membakar pelepah sawit.

Dari pelepah sawit yang dibakar tersebut, membuat api terus meluas hingga membakar lahan disekitar lokasi sehingga sulit untuk dipadamkan. api baru berhasil dipadamkan setelah 3 hari dilakukan pemadaman oleh petugas, Kata Restika.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah itu, personel dari Polsek Sungai Sembilan langsung membawa SO serta barang bukti berupa satu buah mancis, parang, dan 3 batang pelepah sawit bekas terbakar ke kantor polisi untuk penyidikan lebih lanjut, ungkap Restika.

Pelaksanaan program prioritas Kapolri nomor IX, yakni penegakan hukum yang lebih profesional dan berkeadilan terhadap tindak kejahatan yang membahayakan keamanan umum bagi orang atau barang, dijerat dengan Pasal 187 junto 188 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Baca juga: 19 Pelaku Karhutla Ditangkap, 96 Hektar Lahan Disegel Polisi

Kompas TV Dari Data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Pekanbaru, terpantau 8 titik panas di 5 kabupaten dan kota di Riau.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.