Kesurupan Beruntun di Bali, 27 Siswi SMP Histeris

Kompas.com - 21/08/2018, 19:38 WIB
Pura Tanah Lot di Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat (26/6/2015). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAPura Tanah Lot di Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat (26/6/2015).

KOMPAS.com - Terjadi dua kesurupan beruntun yang menimpa para siswi SMP di Tabanan, Bali, pada Senin (20/8/2018) dan Selasa (21/8/2018). Sebanyak 27 siswi SMP dari dua SMP yang berbeda tersebut mengalami kesurupan dan menjadi histeris.

Dikutip dari Tribun Bali, pada Senin, terdapat tujuh siswi yang mengalami kesurupan. Lalu pada Selasa, sebanyak 20 siswi kembali mengalami kesurupan. Mereka terus meloncat dan menari.

Kejadian kesurupan massal ini terjadi setelah para siswi tersebut menari dalam sebuah acara di Tanah Lot, Bali, pada Sabtu (18/8/2018) pukul 18.00 Wita. Mereka menjadi salah satu dari antara 1.800 penari Rejang Sandat Ratu Segara.

Ni Ketut Sudarmi, salah satu orangtua siswi SMP, mengatakan putrinya ingin menari lagi di Tanah Lot.

Baca juga: Akan Ditilang Polisi, Pelanggar Lalu Lintas Ini Pura-pura Kesurupan

"Anaknya saya teriak-teriak terus, kemudian nari-nari juga terus. Habis nari juga kemarin anak saya mendengar bisik-bisik gamelan," jelasnya, seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Sebagai informasi, tarian Rejang Sandat Ratu Segara merupakan tarian sakral yang diiringi gamelan. Tarian ini dilaksanakan sebagai ucapan syukur kepada bumi pertiwi.

Pada saat acara tersebut berlangsung, ratusan penari juga mengalami kesurupan di Tanah Lot. Penari ditenangkan saat kesurupan. Usai para penari pulang.  Namun mereka kembali mengalami kesurupan di berbagai tempat berbeda.

Para siswi tersebut akhirnya dibawa lagi ke Tanah Lot untuk menggelar sembahyang di sana.

Kepala Sekolah salah satu SMP, Putu Arka Bujangga, membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, para siswi yang kesurupan tersebut mendengar nyanyian serta bunyi gamelan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 27 Siswi Kesurupan Usai Jadi Penari di Tanah Lot, Bali, pada Selasa (21/8/2018). 

Kompas TV Kejadian bermula ketika salah satu siswa kelas VIII tiba-tiba berteriak dan pingsan. Tak lama kemudian, beberapa siswa lain juga mengalami hal serupa.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Regional
Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

Regional
Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Regional
Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Regional
'Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi'

"Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi"

Regional
UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

Regional
Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X