BERITA FOTO: Ditambal, Jalan yang Retak dan Menganga karena Gempa Lombok

Kompas.com - 21/08/2018, 15:44 WIB
Sejumlah orang melintas di areal parkir ruang tunggu yang retak akibat gempa, di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, NTB, Senin (20/8). Retakan areal parkir sedalam sekitar 1 meter tersebut akibat gempa bumi yang berkekuatan 7 Skala Richter yang mengguncang Lombok pada Minggu malam pukul 22.56 Wita. ANTARA FOTO/Ahmad SubaidiSejumlah orang melintas di areal parkir ruang tunggu yang retak akibat gempa, di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, NTB, Senin (20/8). Retakan areal parkir sedalam sekitar 1 meter tersebut akibat gempa bumi yang berkekuatan 7 Skala Richter yang mengguncang Lombok pada Minggu malam pukul 22.56 Wita.

LOMBOK TIMUR, KOMPAS.com - Retakan jalan di sejumlah titik di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat ( NTB), mulai ditambal, Selasa (21/8/2018).

Sejumlah pekerja mulai melakukan tugasnya memperbaiki jalan yang retak pasca-gempa bumi bermagnitudo 6,9 yang mengguncang Lombok pada Minggu (19/8/2018) malam.

Baca juga: JK Ungkap Alasan Utama Pemerintah Tak Tetapkan Gempa Lombok Jadi Bencana Nasional

Gundukan pasir diturunkan dari truk di tepian retakan jalan selebar 20 cm-40 cm dengan kedalaman sekitar satu meter itu.

Retakan memanjang itu paling terlihat di dekat jalan menuju jembatan dermaga kapal feri yang mengangkut penumpang ke Pulau Sumbawa.

Dengan menggunakan peralatan seadanya, seperti sekop dan cangkul, para pekerja memasukkan pasir ke dalam jalan aspal yang sudah menganga itu.

Baca juga: Rahasia Kekuatan Earthbag House, Rumah Tahan Gempa di Yogyakarta (2)

Sementara itu, suasana angkutan penyeberangan belum berjalan maksimal dan kendaraan yang bisa diangkut hanya motor saja.

Jembatan menuju dermaga juga dalam kondisi amblas sehingga tidak bisa dilalui truk membawa barang. Banyak truk berukuran besar pun tertahan di areal parkir.

Berikut foto-foto retakan jalan akibat gempa:

 

Sejumlah orang melintas di areal parkir ruang tunggu yang retak akibat gempa, di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, NTB, Senin (20/8). Retakan areal parkir sedalam sekitar 1 meter tersebut akibat gempa bumi yang berkekuatan 7 Skala Richter yang mengguncang Lombok pada Minggu malam pukul 22.56 Wita. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi Sejumlah orang melintas di areal parkir ruang tunggu yang retak akibat gempa, di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, NTB, Senin (20/8). Retakan areal parkir sedalam sekitar 1 meter tersebut akibat gempa bumi yang berkekuatan 7 Skala Richter yang mengguncang Lombok pada Minggu malam pukul 22.56 Wita.

 

Sejumlah orang melintas di areal parkir ruang tunggu yang retak akibat gempa, di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, NTB, Senin (20/8). Retakan areal parkir sedalam sekitar 1 meter tersebut akibat gempa bumi yang berkekuatan 7 Skala Richter yang mengguncang Lombok pada Minggu malam pukul 22.56 Wita. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi Sejumlah orang melintas di areal parkir ruang tunggu yang retak akibat gempa, di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, NTB, Senin (20/8). Retakan areal parkir sedalam sekitar 1 meter tersebut akibat gempa bumi yang berkekuatan 7 Skala Richter yang mengguncang Lombok pada Minggu malam pukul 22.56 Wita.

 

Sejumlah warga berada di dekat rumah yang roboh pascagempa di Dusun Labuan Pandan, Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, NTB, Senin (20/8). Pascagempa bumi yang berkekuatan 7 Skala Richter mengguncang Lombok pada Minggu malam pukul 22.56 Wita mengakibatkan sejumlah rumah di daerah tersebut roboh dan puluhan warga mengungsi.ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi Sejumlah warga berada di dekat rumah yang roboh pascagempa di Dusun Labuan Pandan, Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, NTB, Senin (20/8). Pascagempa bumi yang berkekuatan 7 Skala Richter mengguncang Lombok pada Minggu malam pukul 22.56 Wita mengakibatkan sejumlah rumah di daerah tersebut roboh dan puluhan warga mengungsi.

 

 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X