Mahasiswa IPB Pecahkan Rekor Dunia Lewat "Most 3D People Formation"

Kompas.com - 20/08/2018, 17:48 WIB
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) bersama sejumlah perwakilan pihak kampus dan mahasiswa menerima piagam dari Record Holders Republic setelah  berhasil memecahkan rekor dunia kategori Most 3D People Formation. Dok. IPBRektor Institut Pertanian Bogor (IPB) bersama sejumlah perwakilan pihak kampus dan mahasiswa menerima piagam dari Record Holders Republic setelah berhasil memecahkan rekor dunia kategori Most 3D People Formation.

BOGOR, KOMPAS.com - Torehan prestasi luar biasa baru saja diraih oleh mahasiswa-mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor (IPB) angkatan 55. Mereka berhasil memecahkan rekor dunia kategori Most 3D People Formation.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Record Holders Republic, sebuah lembaga rekor dunia yang bertujuan untuk membakukan, mengautentikasi, mendaftarkan, dan mengatur catatan dunia resmi berkenaan dengan waktu, jarak, dan jumlah.

Atraksi pertunjukan rekor dunia itu dilakukan bertepatan dengan penutupan pelaksanaan Masa Perkenalan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB) IPB, di lapangan Gymnasium, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (18/8/2018).

Dalam pertunjukan Most 3D People Formation tersebut, mahasiswa angkatan baru IPB ini berhasil membentuk 55 formasi Kemerdekaan Indonesia ke-73, antara lain formasi deretan pulau Indonesia, bendera merah putih, logo IPB,  formasi kata "IPB" dan "IPB Digdaya".

Baca juga: Kabar Beasiswa Mahasiswi IPB Dicabut karena Pindah Agama, Pemkab Simalungun Setor Uang Kuliah

Rektor IPB Arif Satria mengatakan, sebanyak 3.456 mahasiswa dilibatkan untuk membentuk formasi-formasi tersebut. Gerakan-gerakan formasi itu berhasil dilakukan dalam durasi tercepat yaitu 2 menit 56 detik.

"IPB telah membuat sejarah baru. IPB mampu bersaing dan bisa membuktikan bahwa kita lebih baik dari kampus lainnya. Ini merupakan hasil dari perjuangan semua pihak. Ini akan menjadi awal dari para mahasiswa baru mengukir kisah indahnya di kampus pertanian ini," ucap Arif, dalam keterangannya, Senin (20/8/2018).

Arif menyebut, rekor dunia ini merupakan kedua kalinya yang diterima IPB. Sebelumnya, di tahun 2016, IPB mendapatkan penghargaan rekor dunia pertama kalinya saat pembentukan formasi Masa Perkenalan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB) angkatan 53.

Yang paling membanggakan, kata Arif, rekor dunia untuk Formasi 3D ini adalah persembahan pertama kalinya yang dilakukan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Sementara di tingkat dunia, ini yang kedua, setelah sebelumnya rekor pertama diraih oleh China.

Baca juga: Kapal Rombongan Peneliti IPB Tenggelam di Banten, 2 Orang Tewas

"Hal ini tentu menyisakan banyak momen-momen mengharukan dan penuh perjuangan sebagai bentuk kerja keras dari seluruh panitia baik mahasiswa maupun pihak kampus IPB," ungkapnya.

"Kami yakin, mahakarya ini akan menjadi pioneer dan menginspirasi kampus-kampus lainnya di Indonesia,” tutup dia. 

Kompas TV Dua dari 20 penumpang meninggal dunia.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.