Kompas.com - 20/08/2018, 14:21 WIB
Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau. KOMPAS.com/Idon TanjungKebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sejak Januari-Agustus 2018, Polda Riau menangkap 19 pelaku pembakar hutan dan lahan atau karhutla. Lahan seluas 96,5 hektare sudah disegel atau dipasangi garis polisi. 

"Jumlah tindak pidana yang kita tangani totalnya 15 kasus dengan 19 orang tersangka. Luas lahan yang kita pasang garis polisi 96,5 hektar," beber Narto, Senin (20/8/2018).

Narto menjelaskan, kasus karhutla ditangani sejumlah jajaran Polres di kabupaten dan kota.

"Polres Inhil 1 kasus, Polres Pelalawan 1 kasus, Polres Rohil 5 kasus, Polres Bengkalis 2 kasus, Polres Siak 1 kasus, Polres Dumai 3 kasus, Polres Rohul 1 kasus, dan Polres Kampar 1 kasus," tutur Narto.

Baca juga: Penyebab Rentetan Gempa di Lombok Menurut PVMBG

Hingga saat ini, sebanyak 8 kasus masih dalam penyidikan. Kemudian tahap satu, 1 kasus dan tahan dua, 6 kasus.

Sementara itu, sambung Narto, para pelaku karhutla yang ditangkap saat ini merupakan perorangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Koorporasi (perusahaan) nihil," sambungnya.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru hari ini mendeteksi 4 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau. Namun, sebagian blank area.

Baca juga: Dua Prajurit TNI Gugur Ditembak Anggota OPM di Puncak Jaya, Papua

Titik panas terdeteksi di dua kabupaten yakni Kabupaten Rohil 3 titik dan Pelalawan 1 titik. Untuk confidence 70 persen atau diyakini titik api terdapat di Rohil 1 titik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X