Kabut Asap Kian Parah, Sekolah di Pontianak Diliburkan

Kompas.com - 20/08/2018, 06:39 WIB
Petugas kepolisian dari Polresta Pontianak saat berupaya memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di Sekunder C, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya  (24/7/2018) KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANPetugas kepolisian dari Polresta Pontianak saat berupaya memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di Sekunder C, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya (24/7/2018)

PONTIANAK, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Kalimantan Barat menginstruksikan semua sekolah mulai SD hingga SMA sederajat untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar akibat semakin parahnya kabut asap yang melanda Kota Pontianak dan sebagian wilayah Kabupaten Kubu Raya.

Instruksi tersebut dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setelah pihaknya memperhatikan kondisi udara di Kalbar dan hasil koordinasi dengan instansi terkait lainnya sejak tanggal 16 Agustus 2018.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Suprianus Herman mengatakan, proses belajar mengajar diliburkan mulai hari Senin (20/8/2018) hingga Rabu (22/8/2018).

"Kegiatan belajar mengajar seperti biasa dilakukan kembali pada hari tanggal 23 Agustus 2018," ujar Suprianus, Minggu (19/8/2018).

Suprianus menambahkan, bagi sekolah yang berada di luar Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya yang saat ini tidak terkena dampak kabut asap dan buruknya kualitas udara bisa tetap melaksanakan proses belajar mengajar seperti biasa.

Baca juga: Gubernur Sumsel Jamin Asian Games Tak Diganggu Kabut Asap

Wali Kota Pontianak Sutarmidji juga menginstruksikan sekolah mulai dari tingkat PAUD, TK, SD dan SMP untuk meliburkan siswanya mulai tanggal 20 Agustus 2018.

Bagi siswa PAUD, TK dan SD bisa masuk sekolah kembali pada tanggal 27 Agustus 2018.

"Sedangkan bagi siswa SMP masuk kembali tanggal 24 Agustus 2018," ujar Sutarmidji.

Sutarmidji berharap sekolah-sekolah mulai tingkat dari PAUD, TK, SD dan SMP mengikuti instruksi tersebut.

Baca juga: Antisipasi Kabut Asap di Sumatera Selatan, TNI Siapkan Bom Air

Kualitas udara di Kota Pontianak dan sekitarnya dalam sepekan terakhir semakin memburuk. Kabut asap pekat akibat kebakaran lahan terjadi di seputar wilayah Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, serta hampir di seluruh kabupaten di Kalbar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Anak Muda Kenalkan Satra Kuno La Galigo: Ceritanya Seperti The Lord of The Rings

Saat Anak Muda Kenalkan Satra Kuno La Galigo: Ceritanya Seperti The Lord of The Rings

Regional
Libur Panjang, hanya 9 Rest Area yang Dibuka di Tol Trans Lampung

Libur Panjang, hanya 9 Rest Area yang Dibuka di Tol Trans Lampung

Regional
Dokter yang Telah Ambil Swab 6.000 Pasien di Padang Positif Covid-19

Dokter yang Telah Ambil Swab 6.000 Pasien di Padang Positif Covid-19

Regional
Perangkat Desa yang Tertular Corona Saat Rapat Sembuh Setelah Dirawat 2 Minggu, Ini Kisahnya

Perangkat Desa yang Tertular Corona Saat Rapat Sembuh Setelah Dirawat 2 Minggu, Ini Kisahnya

Regional
Gempa Guncang Pangandaran, 13 Rumah di Ciamis Rusak

Gempa Guncang Pangandaran, 13 Rumah di Ciamis Rusak

Regional
Kampanye Protokol Kesehatan, Khofifah Gowes Bersarung di Situbondo

Kampanye Protokol Kesehatan, Khofifah Gowes Bersarung di Situbondo

Regional
Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Regional
Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Regional
Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Regional
Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Regional
Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X