Lagi, Dua Gempa Guncang Lombok, Bermagnitudo 5,4 dan 6,5

Kompas.com - 19/08/2018, 11:56 WIB
Sejumlah warga korban gempa berada di pengungsian di lapangan Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Selong, Lombok Timur, NTB, Minggu (29/7/2018). Para warga di Desa Sajang dan Desa Sembalun Bumbung memilih tidur di tenda pengungsian karena masih sering terjadinya gempa susulan yang menurut data stasiun Geofisika BMKG Mataram terjadi sebanyak 145 kali gempa susulan hingga terakhir pada pukul 17:45:04 Wita dengan magnitude 3.1. ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDISejumlah warga korban gempa berada di pengungsian di lapangan Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Selong, Lombok Timur, NTB, Minggu (29/7/2018). Para warga di Desa Sajang dan Desa Sembalun Bumbung memilih tidur di tenda pengungsian karena masih sering terjadinya gempa susulan yang menurut data stasiun Geofisika BMKG Mataram terjadi sebanyak 145 kali gempa susulan hingga terakhir pada pukul 17:45:04 Wita dengan magnitude 3.1.

KOMPAS.com - Gempa bumi kembali mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (19/8/2018). Ada dua gempa yang terjadi.

Gempa pertama bermagnitudo 5,4 terjadi sekitar pukul 11.06 WIB. Gempa ini berpusat di 8.29 LS dan 116.62 BT, sekitar 25 km di arah timur laut dari Lombok Timur. Pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer.

Gempa kedua bermagnitudo 6,5 terjadi sekitar pukul 11.10 WIB.

Baca juga: Bapak Jangan Tinggalkan Saya, Saya Sakit, Temani Saya, Pak...

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, lokasi pusat gempa berada di posisi 8,24 LS dan116,66 BT sekitar 32 km ke arah timur laut Lombok Timur. Pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer.

Gempa tidak berpotensi tsunami.

Guncangan terasa di Mataram II SIG-BMKG (IV MMI), Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, Bima, Besakih dan Sumbawa Besar II SIG-BMKG(III MMI).

Gempa juga terasa hingga Denpasar dan Jimbaran, Bali, serta Waingapu, Nusa Tenggara Timur.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebanyak 10.597 Warga Jabar Jalani Rapid Test, 409 Positif Corona

Sebanyak 10.597 Warga Jabar Jalani Rapid Test, 409 Positif Corona

Regional
581 Kasus DBD di Kabupaten Belu, 7 Penderita Meninggal

581 Kasus DBD di Kabupaten Belu, 7 Penderita Meninggal

Regional
Hasil Swab Anak dan Istri Manajer Perta Arun Gas Negatif Corona, Karyawan Lain Masih Diisolasi

Hasil Swab Anak dan Istri Manajer Perta Arun Gas Negatif Corona, Karyawan Lain Masih Diisolasi

Regional
Soal Penolakan Pemakaman Pasien Covid-19, Bupati Banyumas Minta Maaf

Soal Penolakan Pemakaman Pasien Covid-19, Bupati Banyumas Minta Maaf

Regional
Perkecil Penyebaran Corona, 1.362 Napi di Aceh Dibebaskan

Perkecil Penyebaran Corona, 1.362 Napi di Aceh Dibebaskan

Regional
Dua Warga Batang Positif Terinfeksi Virus Corona, Salah Satunya Dokter

Dua Warga Batang Positif Terinfeksi Virus Corona, Salah Satunya Dokter

Regional
Kabar Baik, Pasien 01 dan 02 Positif Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik, Pasien 01 dan 02 Positif Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

Regional
68 TKI dari Singapura Tiba di Sumsel, Dikarantina di Wisma Atlet Jakabaring

68 TKI dari Singapura Tiba di Sumsel, Dikarantina di Wisma Atlet Jakabaring

Regional
Antar Napi Bebas, Kalapas Mojokerto: Jangan Keluyuran, Jangan Nongkrong di Warung Kopi

Antar Napi Bebas, Kalapas Mojokerto: Jangan Keluyuran, Jangan Nongkrong di Warung Kopi

Regional
Siswi SMK Dicabuli 7 Teman Sekolahnya, Otak Pelakunya Teman Dekat Korban dan Masih DPO

Siswi SMK Dicabuli 7 Teman Sekolahnya, Otak Pelakunya Teman Dekat Korban dan Masih DPO

Regional
Riwayat Pasien Positif Corona di Klaten, Bekerja di Jakarta, Diduga Tertular di Surabaya

Riwayat Pasien Positif Corona di Klaten, Bekerja di Jakarta, Diduga Tertular di Surabaya

Regional
Satu Lagi Pasien Positif Virus Corona di DIY Dinyatakan Sembuh

Satu Lagi Pasien Positif Virus Corona di DIY Dinyatakan Sembuh

Regional
Seorang Ibu Hamil Berstatus ODP Covid-19 Meninggal Saat Hendak Melahirkan

Seorang Ibu Hamil Berstatus ODP Covid-19 Meninggal Saat Hendak Melahirkan

Regional
Diduga Belum Bayar Uang Kuliah, Mahasiswi Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Diduga Belum Bayar Uang Kuliah, Mahasiswi Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Regional
Cerita Pasien Pertama di Malang yang Sembuh, Didukung Teman dan Tahu Positif Corona Setelah Pulang ke Rumah

Cerita Pasien Pertama di Malang yang Sembuh, Didukung Teman dan Tahu Positif Corona Setelah Pulang ke Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X