Peringati Hari Kemerdekaan, Puluhan Kapal Nelayan Upacara di Laut

Kompas.com - 17/08/2018, 12:46 WIB
Memperingati hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-73, puluhan kapal nelayan di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara melaksanakan upacara di atas laut perairan Kota Baubau. KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKE Memperingati hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-73, puluhan kapal nelayan di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara melaksanakan upacara di atas laut perairan Kota Baubau.

BAUBAU, KOMPAS.com – Memperingati hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 73, puluhan kapal nelayan di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara melaksanakan upacara di atas laut perairan Kota Baubau.

Upacara yang diikuti para nelayan ini dipimpin langsung dari kapal patroli polisi KM Enggano 5015 dari Mabes Polri yang dikomandoi AKP Andy Kusuma Jaya.

“Hari ini adalah hari kemerdekaan kita yang ke-73, kami Polri melalui polisi perairan melaksanakan dan mengisi kemerdekaan dengan melaksanakan upacara hari kemerdekaan di perairan kota baubau,” kata AKP Andy Kusuma Jaya, seusai melaksanakan upacara diatas kapal, Jumat (17/8/2018). 

Terlihat puluhan kapal saling berjejeran menghadap ke Kapal Patroli Polisi KM Enggano 5015 sebagai tempat inspektur upacara.

Baca juga: Mengingat Peristiwa Rengasdengklok: Bendera Jepang Diturunkan, Merah Putih Dikibarkan (1)

Komandan upacara juga berdiri diantara kapal nelayan dan kapal patroli polisi dengan menggunakan perahu karet.

Panasnya terik matahari tidak dihiraukan oleh para nelayan terlihat berdiri tegap diatas kapal saat upacara kemerdekaan sedang berlangsung.

Bendera merah putih dikibarkan dari atas kapal patroli polisi perairan Enggano 5015 oleh tiga orang anggota pengiring bendera.

Andy mengatakan, upacara dilaksanakan di laut sebagai bentuk komitmen polisi perairan dalam mengamankan dan mendukung program poros maritim.

“Karena salah satu program Nawacita adalah mensukseskan Indonesia sebagai poros maritim sehingga polri siap mendukung melalui polisi perairan,” ujarnya.

Baca juga: Bendera Merah Putih Berkibar di Dalam Air Umbul Ponggok Klaten

Seorang nelayan, Kadir, mengaku sangat senang mengikuti upacara memperingati hari kemerdekaan Indonesia, karena selama ini, para nelayan tidak pernah mengikuti upacara.

“Saya sangat senang sekali. Karena selama ini kami langsung pergi mencari di laut, tapi hari ini tidak. Sudah lama tidak pernah ikut upacara lagi,” ucap Kadir. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyu Seberat 30 Kilogram Ditemukan Mati di Pantai Sepanjang

Penyu Seberat 30 Kilogram Ditemukan Mati di Pantai Sepanjang

Regional
Isi Galon dengan Air Biasa, 2 Agen Ditangkap, Mengaku Untung Rp 13.000

Isi Galon dengan Air Biasa, 2 Agen Ditangkap, Mengaku Untung Rp 13.000

Regional
Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris di Gorontalo

Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris di Gorontalo

Regional
PLN Klaim Sudah Beri Solusi Tagihan Pelanggan Capai Puluhan Juta Rupiah

PLN Klaim Sudah Beri Solusi Tagihan Pelanggan Capai Puluhan Juta Rupiah

Regional
Fakta 2 Agen Ganti Isi Galon dengan Air Biasa, Gunakan Tutup Segel Resmi, Ditangkap di Atas Truk

Fakta 2 Agen Ganti Isi Galon dengan Air Biasa, Gunakan Tutup Segel Resmi, Ditangkap di Atas Truk

Regional
Penipuan Bermodus Jual Gula dan Minyak Murah, Korbannya Merugi Ratusan Juta Rupiah

Penipuan Bermodus Jual Gula dan Minyak Murah, Korbannya Merugi Ratusan Juta Rupiah

Regional
Diduga Putus Cinta, Perempuan Muda Lompat dari Lantai 4 Penginapan di Bali

Diduga Putus Cinta, Perempuan Muda Lompat dari Lantai 4 Penginapan di Bali

Regional
Mantan Bupati Malang Dipecat dari PDI-P Karena Membelot di Pilkada

Mantan Bupati Malang Dipecat dari PDI-P Karena Membelot di Pilkada

Regional
Imbas Kerumunan Rizieq Shihab, RS Covid-19 di Kabupaten Bogor Hampir Penuh

Imbas Kerumunan Rizieq Shihab, RS Covid-19 di Kabupaten Bogor Hampir Penuh

Regional
Derita Fransiskus, Bocah 7 Tahun yang Lumpuh dan Terbaring Lemas di Kereta Bayi

Derita Fransiskus, Bocah 7 Tahun yang Lumpuh dan Terbaring Lemas di Kereta Bayi

Regional
Kondisi Terkini Gunung Merapi, Titik Longsoran Baru dan Intensitas Gempa Guguran

Kondisi Terkini Gunung Merapi, Titik Longsoran Baru dan Intensitas Gempa Guguran

Regional
Oknum Pegawai Pelabuhan “Nyabu” dengan Teman Wanita, hanya Terancam Dimutasi

Oknum Pegawai Pelabuhan “Nyabu” dengan Teman Wanita, hanya Terancam Dimutasi

Regional
Gara-gara Hujan Deras hingga Laut Pasang, 4.235 Rumah di Serdang Bedagai Terendam Banjir

Gara-gara Hujan Deras hingga Laut Pasang, 4.235 Rumah di Serdang Bedagai Terendam Banjir

Regional
Urus E-KTP Jelang Pilkada, Warga Berkerumun di Kantor Disdukcapil Makassar

Urus E-KTP Jelang Pilkada, Warga Berkerumun di Kantor Disdukcapil Makassar

Regional
Proyek Migas di Karawang Timur Rampung, Pasokan Gas di Jabar Aman

Proyek Migas di Karawang Timur Rampung, Pasokan Gas di Jabar Aman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X