Kompas.com - 16/08/2018, 23:00 WIB
Kapolda Kalimantan Tengah saat rilis pembunuhan individu orang utan di lokasi tempat kejadian pembunuhan KOMPAS.com/ HANDOUTKapolda Kalimantan Tengah saat rilis pembunuhan individu orang utan di lokasi tempat kejadian pembunuhan

PALANGKARAYA, KOMPAS.com – Ditreskrimsus Polda Kalimantan Tengah, Kamis (16/08/2018), meringkus seorang pelaku pembunuhan satu individu orangutan yang dilakukan pada Juli 2018 lalu.

Pelaku mengaku membunuh orangutan karena sakit hati dilarang menebang pohon yang berada di area perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Pelaku membunuh satu individu orangutan di area perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Awalnya, pelaku mengelak, namun pada akhirnya mengakui kejahatan tersebut.

Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Anang Revandoko mengatakan, pelaku merasa kecewa atas keputusan perusahaan yang melarangnya menebang kembali pohon di area sawit. Padahal sebelumnya, pelaku bisa dengan bebas menebang pohon di area yang sama.

“Sehingga di saat yang berbeda, pelaku melihat ada satu individu orangutan yang sedang berada disangkar, pelaku menembaknya dengan senjata api rakitan milik pelaku. Setelah (orangutan) terjatuh, pelaku kembali menusuk individu orangutan tersebut menggunakan sebilah besi tajam yang dibawa pelaku, hingga akhirnya individu orangutan tersebut tewas," kata Anang saat rilis pembunuhan individu orangutan di lokasi tempat kejadian, Kamis.

Baca juga: Yayasan BOS Lepasliarkan 5 Orangutan ke Hutan Kalimantan Timur

Berdasarkan hasil penyelidikan yang cukup panjang disertai dengan saksi dan barang bukti yang cukup dan hasil uji laboratorium, kepolisian menetapkan pelaku sebagai tersangka pembunuhan orangutan.

“Atas apa yang telah dilakukan oleh pelaku, kami menjerat pelaku dengan pasal berlapis, atas kepemilikan senjata api rakitan secara ilegal serta atas pembunuhan individu orangutan, diancam dengan hukuman minimal lima belas tahun penjara serta denda minimal 2,5 miliar rupiah," tambah Anang.

Baca juga: Pelempar Rokok ke Orangutan Disanksi Jadi Petugas Kebersihan

Kompas TV Pihak pengelola kebun binatang memastikan akan memperketat pengawasan terhadap satwa dan para pengunjung.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X