4 Fakta Kecelakaan Kapal KMP Bandeng, Pencarian Korban hingga Telepon dari Penumpang

Kompas.com - 16/08/2018, 09:58 WIB
Ilustrasi gelombang laut KOMPAS.com/ JunaediIlustrasi gelombang laut

Setelah itu, para korban dibawa ke Ternate untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.

“Tadinya sebagian akan dievakuasi ke Tobelo Kabupaten Halmahera Utara, dan sebagian ke Ternate. Namun kabar terakhir dari ASDP Ternate semuanya dibawa ke Ternate dulu,” kata Muhammad Arafah.

Baca Juga: Kapal Pengangkut Turis Asing Terbakar di Kawasan Taman Nasional Komodo

3. Dihantam gelombang tinggi di perairan Loloda Kepulauan

Petugas mendapat informasi, Kapal KMP Bandeng tenggelam di laut pada Selasa (14/8/2018). KMP Bandeng tersebut berangkat dari Tobelo, Halmahera Utara dengan tujuan Bitung, Sulawesi Utara. 

“Kami dapatkan informasi awalnya pada hari Selasa (14/8/2018) sekitar pukul 15.30 WIT dari Kepala ADSP Ternate Pak Wisnu bahwa KMP Feri Bandeng Bertolak dari Tobelo menuju Bitung pukul 22.20 WIT," tutur Muhammad Arafah.

Usai mendapat informasi awal, petugas segera melakukan pencarian dan memastikan posisi KMP Bandeng. Petugas sempat hilang kontak dengan KMP Bandeng.

“Belum tahu apakah tenggelam atau berlindung di pulau-pulau, Basarnas lagi menuju ke lokasi. Tapi tadi sekitar jam 11 kami hilang kontak dan setelah itu belum ada kontak lagi dengan kami,” kata Kepala ASDP Tenate Wisnu Tjahjono ketika dihubungi Kompas.com

Baca Juga: 5 ABK dan 1 Penumpang Kapal Feri KMP Bandeng Belum Ditemukan

4. Telepon dari salah seorang penumpang selamat

Pada Selasa (14/8/2018), Komandan Pos SAR Tobelo menerima telepon dari salah seorang penumpang bernama Erwin Mahasari yang menginformasikan KMP Bandeng karam di perairan Loloda.

Informasi awal, Kapal KMP Bandeng berangkat dari Tobelo, Halmahera Utara dengan tujuan Bitung, Sulawesi Utara, mengangkut 45 orang yang terdiri dari 24 penumpang dan 18 ABK ditambah 12 kendaraan roda empat, terdiri dari 8 mobil truk sedang, dan 4 truk besar.

“Kami dapatkan informasi awalnya pada hari Selasa (14/8/2018) sekitar pukul 15.30 WIT dari Kepala ADSP Ternate Pak Wisnu bahwa KMP Feri Bandeng Bertolak dari Tobelo menuju Bitung pukul 22.20 WIT," kata Muhammad Arafah.

Pencarian segera membuahkan hasil, 45 penumpang berhasil diselamatkan dan 6 lainnya masih dalam pencarian.

Sumber (KOMPAS.com: Fatimah Yamin)

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petugas Karantina Gagalkan Penyelundupan Ular Berbisa via Pesawat

Petugas Karantina Gagalkan Penyelundupan Ular Berbisa via Pesawat

Regional
4 Nelayan Bengkulu Hilang di Laut Lepas Sejak 23 Hari Lalu

4 Nelayan Bengkulu Hilang di Laut Lepas Sejak 23 Hari Lalu

Regional
Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur, Pria Beristri Ini Mengaku Ingin Jadi Pacar Korban

Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur, Pria Beristri Ini Mengaku Ingin Jadi Pacar Korban

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Bali, Ada Gangguan Jantung dan Kencing Manis

Pasien Covid-19 Meninggal di Bali, Ada Gangguan Jantung dan Kencing Manis

Regional
Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar: Saya Minta Korban Melapor agar Cepat Selesai

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar: Saya Minta Korban Melapor agar Cepat Selesai

Regional
Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Regional
Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Regional
Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Regional
Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Regional
Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Regional
Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Regional
Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Regional
38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

Regional
Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X