Tim SAR Temukan Satu Korban Tertimbun Longsor di Lombok Utara

Kompas.com - 15/08/2018, 09:50 WIB
Tim SAR? mengevakuasi korban gempa Lombok yang tertimbun longsor.Dok Humas Basarnas Kantor SAR Mataram Tim SAR? mengevakuasi korban gempa Lombok yang tertimbun longsor.

MATARAM, KOMPAS.com - Tim SAR gabungan menemukan satu dari empat korban tertimbun tanah longsor di Dompu Indah, Kecamatan Khayangan, Kabupaten Lombok Utara.

Korban yang ditemukan atas nama Muhidin (33), warga setempat. Korban ditemukan dan dievakuasi tim SAR, Selasa (14/08/2018), sekitar pukul 10.34 Wita. 

"Korban ditemukan dalam posisi duduk, kemudian kami evakuasi dan langsung kami serahkan ke bapak dan ibunya yang hadir dan menyaksikan langsung proses evakuasi," jelas Kabasarnas Masdya TNI M Syaugi, dalam rilis yang diterima Kompas.com. 

Saat ditemukan tim SAR, posisi korban berada sekitar 20 meter dari tebing rumahnya dan terkubur longsor sedalam 2 meter.


Baca juga: Jokowi Naik Trail Membonceng TGB Tengok Korban Gempa di Lombok Utara

Kabasarnas mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban dan mohon didoakan agar 3 korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan.

Locus pencarian tim SAR selanjutnya di dasar tebing persis di bawah rumah korban.

Masih ada tiga korban yang belum ditemukan. Masing-masing Lalu Hendra Ziriadi (33) dan kedua anak lelakinya, Lutfi (9) dan Fatih, yang baru berusia 1 tahun 7 bulan.

Sementara perkembangam operasi SAR hari ini mengalami kemajuan signifikan. Tim SAR gabungan dengan kekuatan 99 personel mengerahkan 2 alat berat eksavator di lokasi longsor.

Ditambah 5 alat penyembur air jenis alkon serta peralatan konvensional seperti cangkul dan sekop serta anjing pelacak milik Ditsatwa, diharapkan gundukan tanah longsor cepat terurai dan korban cepat ditemukan.

Namun demikian, Kabasarnas tetap menekankan faktor keamanan.

Baca juga: Fakta Terbaru Gempa Lombok, Jokowi Naik Trail hingga Total Kerugian

"Saya melihat sendiri medannya. Tebing vertikal setinggi 30 sampai 50 meter persis di atas lokasi pencarian itu sangat berisiko longsor, mengingat adanya retakan-retakan besar di permukaan tebing," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, empat korban dilaporkan tertimpa longsor akibat gempa bumi bermagnitudo 7 yang mengguncang Lombok Utara, Minggu (5/08/2018) malam.

Gempa tersebut melongsorkan tanah pasir sekitar 25 meter di belakang rumah korban dan setengah rumah korban Hendra terbawa longsor, masuk ke dasar sungai sedalam 40 meter di bawahnya.

Sedangkan rumah Muhidin seluruhnya terbawa longsor. Akibat longsor tersebut, terbentuk tebing vertikal setinggi 30 meteran dan dua gundukan menyerupai bukit.

Sementara operasi pencarian 1 korban longsor di Dusun Busur Timur, Desa Rempek, Kecamatan Gangga, belum membuahkan hasil.

Tim SAR berkekuatan 56 personel gabungan juga melibatkan anjing pelacak milik Ditsatwa Polri untuk mencari korban.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Regional
Begal Masuk Kampus Unand, 'Kalau Kau Teriak, Mati Kau'

Begal Masuk Kampus Unand, "Kalau Kau Teriak, Mati Kau"

Regional
PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

Regional
Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Regional
Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Regional
Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Regional
Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Regional
PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

Regional
6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

Regional
Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Regional
Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Regional
Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Regional
Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Regional
Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Regional
Close Ads X