1.191 Korban Gempa Lombok Dapat Bantuan Stimulus Rumah Rusak

Kompas.com - 15/08/2018, 06:28 WIB
Proses pencarian korban tertimbun longsor di Desa Busur Timur, Lombok Utara masih dilakukan oleh Tim SAR, TNI dan Polri hingga Senin (13/8/2018). IstimewaProses pencarian korban tertimbun longsor di Desa Busur Timur, Lombok Utara masih dilakukan oleh Tim SAR, TNI dan Polri hingga Senin (13/8/2018).

MATARAM, KOMPAS.com - Sebanyak 1.191 kepala keluarga (KK) korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendapat bantuan dana stimulus dari pemerintah untuk membangun kembali rumahnya yang rusak.

"Sesuai arahan Presiden RI, Joko Widodo, pemerintah memberikan dana stimulasi membangun rumah penduduk yang rusak berat sebesar Rp 50 juta/KK," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis, Rabu (15/8/2018).

Pemerintah pusat melalui BNPB langsung menyerahkan bantuan berupa tabungan di Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk 1.191 penerima bantuan.

Total bantuan yang diberikan senilai Rp 59,55 miliar. Nantinya semua kepala keluarga yang memiliki rumah rusak akan diberikan bantuan oleh pemerintah.


Baca juga: Wapres Kalla: Rehabilitasi Lombok Harus Dipercepat

Rincian penerima bantuan stimulasi tahap pertama adalah 125 untuk penduduk Lombok Utara, 20 untuk Lombok Tengah, 6 untuk Lombok Barat, 1.020 Lombok Timur, dan 20 Kota Mataram.

Dalam kunjungannya ke Lombok, Jokowi berdialog dengan pengungsi di beberapa titik pengungsian pada 13-14 Agustus 2018. Salah satu yang diutarakan, besaran ganti rugi yang diterima masyarakat.

"Rusak berat Rp 50 juta, rusak sedang Rp 25 juta, dan rusak ringan Rp 10 juta," ucap Jokowi disambut tepuk tangan masyarakat.

Rumah yang masuk kategori rusak berat adalah yang ambruk total. Rusak sedang masih berdiri namun tidak bisa dihuni, dan rusak ringan masih bisa dipakai tempat tinggal.

Baca juga: Jokowi Naik Trail Membonceng TGB Tengok Korban Gempa di Lombok Utara

Pendataan dan verifikasi dilakukan oleh Dinas PU dan BPBD kabupaten/kota setempat mencantumkan nama kepala keluarga dan alamat.

Data tersebut di-SK-kan oleh bupati/wali kota dan dibuatkan rekening bank kemudian BNPB mentransfer bantuannya.

Teknologi Risha

Naik motor trail, Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi berboncengan dengan Presiden Joko Widodo meninjau lokasi pengungsi korban gempa di Lombok Utara.
KOMPAS.com/ Dok. Humas Pemprov NTB Naik motor trail, Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi berboncengan dengan Presiden Joko Widodo meninjau lokasi pengungsi korban gempa di Lombok Utara.

Presiden juga memerintahkan Kepala BNPB dan Menteri PUPR untuk segera membantu masyarakat agar dapat membangun kembali rumahnya.

Salah satunya menggunakan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) dikembangkan oleh Balitbang Kementerian PUPR.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Regional
PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

Regional
Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Regional
Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Regional
Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Regional
Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Regional
Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Regional
Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Regional
Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Regional
Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Regional
Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Regional
Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Regional
Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X