4 Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat Dimonim Diserahkan ke Keluarga

Kompas.com - 14/08/2018, 23:20 WIB
Penyerahan jenazah korban dari pihak maskapai Dimonim Air kepada keluarga KOMPAS.com/Humas Polda PapuaPenyerahan jenazah korban dari pihak maskapai Dimonim Air kepada keluarga

TIMIKA, KOMPAS.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Papua telah mengindentifikasi 4 dari 8 jenazah korban kecelakaan Dimonim Air PK–HVQ, yang jatuh di Gunung Menuk, Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua.

Ke-4 jenazah yang telah diidentifikasi telah diserahkan ke pihak keluarga, pada Selasa (14/8/2018) di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua untuk selanjutnya di makamkan di kampung halaman masing-masing.

Ke-4 jenazah yaitu, Sefuve Leslie William (pilot), I Wayan Sugiarta (kopilot), serta dua penumpang Martina Uropmabin dan Jamaludin.

Sefuve Leslie William merupakan warga negara berkebangsaan Papua New Gunea (PNG).

Baca juga: Empat Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat Dimonim Air Teridentifikasi

Penyerahan 4 jenazah ke keluarga disaksikan Wakapolda Papua Brigjen Pol Drs. Yakobus Majuki, Kabid Dokkes Kombespol dr. Ramon Amiman, dan manager safety and security Dimonim Air Tris Nugrahaini.

"Hari ini kami baru bisa menyerahkan 4 jenasah dari 8 korban yang meninggal dunia," kata Kabid Dokkes Kombes Polisi dr. Ramon.

Sedangkan empat jenazah korban yang belum diserahkan ke keluarga yaitu, Sudir Zakana, Hendrikus Kamiw, Lidia Kamiw, dan Naimus.

Hal ini dikerenakan Tim DVI masih menunggu keluarga untuk dilakukan pencocokan data.

Baca juga: 8 Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat Dimonim Diterbangkan ke Jayapura

Manager safety and security Dimonim Air Tris Nugrahaini mengatakan, seluruh kepulangan jenazah korban dan pihak keluarga akan menjadi tanggung jawab pihak maskapai.

"Mengenai hak mereka (para korban) akan kita berikan berdasarkan aturan yang ada," kata dia.

Sementara untuk jenazah Sefuve Leslie William akan diterbangkan besok, Rabu (15/8/2018).

"Untuk korban yang berasal dari PNG kita telah koordinasi dengan konsulat," pungkas dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X