Kompas.com - 14/08/2018, 13:02 WIB
Ilustrasi ganja. ThinkstockphotosIlustrasi ganja.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Pria berusia 63 tahun, HE alias Hi, ditangkap petugas Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Polda Riau.

Ia ditangkap karena nekat mengedarkan narkotika. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti 15 paket daun ganja kering. 

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Hariono mengatakan, tersangka HE diamankan di kawasan Pasar Kodim Jalan Seroja, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Riau, Rabu (8/8/2018).

"Tersangka HE ini sudah memiliki delapan orang cucu. Ia kita amankan saat jualan di pinggir jalan," ujar Hariono, Selasa (14/8/2018).

Baca juga: Risma Berencana Sekolahkan Supriadi, Gelandang Timnas U-16, ke Liverpool

Selain mengedarkan ganja, tersangka juga menggunakan narkoba. Hal itu diketahui setelah dilakukan tes urine.

"Hasil tes urine HE positif memakai ganja," kata Hariono.

Dia mengatakan, tersangka berstatus pengangguran. Untuk biaya hidup sehari-hari, tersangka hanya mengharapkan hasil penjualan ganja.

"Tersangka menjual paket ganja Rp 15.000 hingga Rp 20.000. Untungnya tidak seberapa, tapi meresahkan masyarakat," tutur Hariono.

Tersangka HE terlihat mengenakan baju tahanan warna orange dan tangannya diborgol. Sesekali ia menutupi wajahnya untuk menghindari kamera.

Saat ditanya petugas, HE mengaku mendapat daun ganja kering dari seseorang bernama Wawan. Ia juga mengaku baru sekali menjual ganja tersebut.

Baca juga: Khofifah: Saya dari Awal Berseiring dengan Pak Jokowi

"Pelaku narkoba kalau sudah ditangkap ngakunya cuma baru sekali (edarkan narkoba)," timpal Hariono.

Hariono menyampaikan, penangkapan HE berdasarkan laporan masyarakat terkait adanya pelaku pengedar narkoba di kawasan Pasar Kodim Jalan Seroja.

"Setelah kita lakukan penyelidikan, tersangka kita tangkap saat menunggu pembeli barang (ganja). Dari tangan pelaku kita amankan 15 paket ganja siap edar, uang hasil penjualan narkoba Rp 80.000 dan satu unit ponsel," jelas Hariono.

Dia mengatakan, tersangka HE dijerat pasal 114 jo 111 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X